"Memang ada rekaman CCTV dan sedang kita analisis, tapi belum tentu orang yang terlihat di CCTV itu adalah pelakunya, yang pasti kami masih mencari segala bukti maupun petunjuk, bukan hanya dari CCTV saja," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan di lokasi, Minggu (4/10/2015).
Dari rekaman CCTV terlihat ada pemotor yang melintas dan membawa kardus. Namun sayangnya rekaman CCTV itu tak terlalu jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak tadi siang, polisi menelusuri lokasi penemuan mayat tersebut. Seekor anjing pelacak dikerahkan untuk mengendus jejak lokasi.
Lakban dan potongan rambut itu ditemukan di dekat semak-semak di dekat got di area lahan kosong. Namun polisi belum bisa memastikan jika barang temuan itu adalah barang bukti berkaitan dengan kasus terbunuhnya korban.
"Untuk kepastiannya lakban dan potongan rambut itu barang bukti atau bukan, harus dicek forensik dulu. Kalau iya, bisa jadi barang bukti, tetapi kalau bukan ya kita abaikan temuan itu," kata Krishna.
"Tetapi kita tidak bisa mengabaikan sekecil apa pun temuan yang ada di lokasi sampai nanti ada pembuktian ilmiahnya," pungkasnya. (dhn/imk)











































