Hariyono, Kades Desa Selok Awar-Awar yang Buat Tragedi Berdarah

Hariyono, Kades Desa Selok Awar-Awar yang Buat Tragedi Berdarah

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 01 Okt 2015 19:22 WIB
Hariyono, Kades Desa Selok Awar-Awar yang Buat Tragedi Berdarah
Foto: Jajeli Rois
Lumajang - Hariyono, Kepala Desa Selok Awar-Awar, kini telah berstatus tersangka. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya atas dugaan menjadi dalang pembunuhan keji terhadap Salim alias Kancil.

Hariyono merupakan kades kelima yang memimpin desa yang dihuni 2537 Kepala Keluarga (KK) itu. Siapa sangka, sebagai pemimpin ia justru mengeksploitasi kawasan Pantai Watu Kecak yang berada di Selok Awar-Awar, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Salim dan kawan-kawan berang dengan aksi Hariyono dan mengajukan protes. Namun, protes berujung tragis dengan tewasnya Salim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masa jabatan Pak Hariyono akan habis enam tahun kedepan," kata Sekretaris Desa Selok Awar-Awar Rahmat berbincang dengan detikcom di kantornya, Kamis (1/10/2015) sore.

Meski lama menjadi anak buah Hariyono, Rahmat seakan tidak bisa begitu kenal seperti apa sosok Hariyono. "Pemimpin ya begitu, kami anak buah diperintah ya harus mengikuti," ujarnya.

Saat kejadian, Rahmat mengaku sedang berada di luar kantor. Ia mendapat kabar dari warga bahwa telah terjadi pembunuhan.

"Kalau isu mau aksi damai saya tahu. Tapi untuk pembunuhan baru dikabari warga," terang dia.

Polres Lumajang menetapkan Hariyono sebagai tersangka siang tadi dan menjeratnya dengan pasal berlapis. Selain pasal 338 dan 340 KUHP tentang pembunuhan dan pembunuhan berencana, ia juga dijerat dengan pasal 170 tentang pengeroyokan/kekerasan. (bdh/rna)


Berita Terkait