Kapolri Siap Hadapi Banyaknya Demo Tolak Kenaikkan BBM
Selasa, 01 Mar 2005 02:05 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar menyatakan jajarannya siap untuk mengamankan unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Polri juga akan memantau kemungkinan terjadinya pengoplosan BBM menyusul kenaikan BBM mulai 1 Maret 2005."Kami sudah siap untuk menghadapi banyaknya demo. Dan untuk memantau pengoplosan akan lebih mudah menggunakan helikoper. Kondisi sampai saat ini aman," kata Kapolri.Penegasan ini disampaikan Kapolri di sela-sela acara kunjungan jajaran menteri ke Unit Perbekalan dan Pemasaran Dalam Negeri (UPPDN) III Pertamina, Stasiun Tanjung Priok, Depot Plumpang, Jakarta, Selasa (1/3/2005) dini hari.Rombongan yang dipimpin Menko Perekonomian Aburizal Bakrie ini melakukan peninjauan usai melakukan pengumuman kenaikan BBM di Gedung Depkeu, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.Ikut dalam rombongan ini Meneg BUMN Sugiharto, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Meneg PPN Sri Mulyani, disertai Dirut Pertamina Widya Purnama dan Direktur Pemasaran dan Tata Niaga Pertamina Ari Sumarno.Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menyatakan pengoplosan terjadi karena harga minyak tanah yang murah. "Biasanya yang melakukan untuk industri dan transportasi. Seperti orang yang kenal dengan irek, irit dan ekonomi," katanya.
(gtp/)











































