"Saya sudah pasrah dan ikhlas begitu menerima kabar ibu meninggal, hanya saja saya berharap pemerintah semua pihak mempercepat proses pencarian terhadap ayah saya. Karena kami tak ingin dihantui rasa was-was setelah kepergian ibu menghadap yang maha kuasa," kata Viki saat ditemui detikcom di kediamannya Perum Cimahpar II, Desa Pasir Halang, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi, Jawa Barat sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (26/9/2015).
![]() |
Selama menerima pemberitaan media, Viki mengaku rajin mengakses semua sumber berita untuk mencari jumlah dan nama nama korban adal Indonesia. Namun karena terbatasnya sumber yang didapat kemudian dia mencoba menghubungi Ustad Acep ketua rombongan kloter 61 asal Kabupaten Bandung.
"Informasi yang saya terima saat itu tidak utuh, karena mungkin saat itu beliau juga sedang kalut. Pak ustad cuma kasih kabar jika ada 11 orang dari kloter 61 yang menjadi korban meninggal, lainnya terluka dan hilang. Karena penasaran saya menghubungi rekan yang jadi panitia penyelenggara haji minta informasi terkait ibu saya bernama Widya. Baru tadi saya menerima informasi jika ternyata beliau (Ibu) wafat di sana," lanjut Viki seraya menitikan air
(erd/erd)












































