Gara-gara Asap, Kondisi Cuaca di Pekanbaru Semakin Memburuk

Gara-gara Asap, Kondisi Cuaca di Pekanbaru Semakin Memburuk

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2015 08:21 WIB
Gara-gara Asap, Kondisi Cuaca di Pekanbaru Semakin Memburuk
Foto: Chaidir Anwar Tanjung
Pekanbaru - Mata perih, dada pun sesak. Saban hari itulah yang dirasakan warga Riau terutama Pekanbaru sebagai Ibukota Provinsi Bumi Lancang Kuning. Sudah berjalan hampir dua bulan, kondisi asap kian hari bukan membaik tapi terus memburuk.

Suasana kota, tak lagi indah. Pemandangan pepohonan hijau di tepi badan jalan tak tampak lagi hanya dengan jarak 300 meter. Daun pepohonan yang biasanya hijau menyejukkan mata, kini dari kejauhan berwana hitam karena terselubung asap. Langit yang biasa biru kini tak lagi indah untuk dipandang. Sekeliling langit Riau berwarna putih.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pagi ini misalnya, Sabtu (19/9/2015), dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB, pekatnya kabut asap membuat sejumlah mobil masih menyalakan lampu besarnya. Karena memang, di atas 300 meter, tanpa menghidupkan lampu mobil yang melintas tidak akan terlihat.

"Pagi ini asap sangat pekat sekali. Jangankan di luar ruangan, di dalam rumahpun sesak dengan asap," kata Afan (45) warga Pekanbaru.

Walau asap mengepung dan menyesakan dada, namun aktivitas warga tetap berjalan normal. Aktivitas para pedagang di pasar tradisional Arengka, di Jl Soekarno Hatta tetap menggeliat.

Warga tetap mencari nafkahnya walau kondisi asap pada level berbahaya. Bukan persoalan warga Pekanbaru kebal akan asap, tapi lebih pada keadaan pasrah tanpa bisa berbuat banyak.



"Sebenarnya kita ini sudah tak tahan dengan kondisi asap. Bayangkan saja siang malam sampai besoknya lagi, terus menerus kita menghirup asap," tutur Simon (45) seorang pedagang kaki lima.

Sesaknya asap, juga tak menyurutnya pada penjual koran di persimpangan lampu merah. Mereka tak peduli lagi kondisi asap kebakaran lahan ditambah asap dari knalpot kendaraan. Mereka terus berjibaku mencari kehidupan di tengah kabut asap.

(cha/dhn)


Berita Terkait