Ketua Kopaja: Hapus Sistem Setoran Bisa Hilangkan Sopir Tembak

Ketua Kopaja: Hapus Sistem Setoran Bisa Hilangkan Sopir Tembak

Ferdinan - detikNews
Jumat, 18 Sep 2015 06:19 WIB
Ketua Kopaja: Hapus Sistem Setoran Bisa Hilangkan Sopir Tembak
Ilustrasi/dok.detikcom (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Banyaknya kasus kecelakaan yang melibatkan angkutan umum salah satunya Kopaja seperti sulit diatasi. Sopir tembak disebut jadi biang keladi ugal-ugalannya Kopaja di jalanan.

"Harus revitalisasi kendaraan termasuk soal sistem setoran. Kalau penggajian jelas bukan sistem setoran, tidak mungkin di tengah jalan Kopaja ganti sopir jadi sopir tembak. Pembayaran rupiah per kilometer harus cepat diterapkan," kata Ketua Kopaja Nanang Basuki saat dihubungi detikcom, Kamis (17/9/2015) malam.

Nanang mengatakan integrasi bus Kopaja dan TransJ memang akan mengubah sistem di Kopaja secara menyeluruh bukan cuma soal pembayaran. Unit Kopaja yang saat ini dimiliki perorangan nantinya bisa dikumpulkan dalam satu pul di bawah kendali manajemen yang ditunjuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau ini berjalan pasti anggota lain akan ikuti hal yang sama, tapi ini tidak bisa Kopaja bergerak sendiri," katanya.

Integrasi bus Kopaja dan TransJ akan dimulai pada Oktober 2015. Bus Kopaja S-66 (Blok M-Manggarai) dijadikan uji coba sistem pembayaran non-tunai dengan cara tapping di mesin tiket elektronik.

(Baca juga: Uji Coba Kopaja Terintegrasi TransJ Dilakukan Oktober 2015)

Bus Kopaja juga menerapkan sistem rupiah per kilometer, sehingga tidak lagi mengejar setoran. Ada atau tidaknya penumpang, bus tetap beroperasi karena PT TransJ akan membayar operator bus sesuai yang telah ditetapkan.

(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads