"Anak-anak belum sekolah Pak, asap masih pekat," terang Andri (34) yang dua anaknya kini hanya diam di rumah, Rabu (16/9/2015).
![]() |
Senada dengan Jambi, tetangga provinsinya pun demikian yakni Pekanbaru, Riau. Asap pekat masih mengganggu aktivitas warga. Bila keluar rumah masker yang dipakai.
Jambi dan Pekanbaru termasuk dalam daerah yang rawan asap. Pembakaran dan pembiaran lahan terbakar menjadi penyebab. Akibatnya asap mengepung kota.
![]() |
Entah siapa harus disalahkan dengan kondisi ini, apakah pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau para pembakar lahan? Pastinya masyarakat hanya meminta hukum ditegakan bagi para pembakar lahan agar kejadian serupa tak terulang. (dra/dra)












































