Sebagian Calon Dubes Masih Irit Bicara Soal Persiapan dan Visi Misinya

Sebagian Calon Dubes Masih Irit Bicara Soal Persiapan dan Visi Misinya

Hardani Triyoga - detikNews
Selasa, 15 Sep 2015 19:40 WIB
Sebagian Calon Dubes Masih Irit Bicara Soal Persiapan dan Visi Misinya
Suasana uji kelayakan dan kepatutan calon dubes di Komisi I DPR. (Foto: Indah Mutiara/detikcom)
Jakarta - Komisi I DPR selama empat hari menggelar uji kelayakan dan kepatutan secara tertutup terhadap 33 calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) Indonesia untuk negara sahabat. Hingga hari kedua sudah 18 calon dubes yang mengikuti uji di Komisi I.

Namun, sebagian calon dubes yang sudah menjalani uji kelayakan dan kepatutan masih bungkam soal visi misinya. Ditanya terkait persiapan dan alur saat fit dan proper test, sejumlah calon enggan membeberkan.

"Nanti saja ya mas. Saya masih ada urusan. Maaf ya," ujar calon dubes RI untuk Ekuador, Diennaryati Tjokrosuprihatono di sela uji kelayakan dan kepatutan, di Komisi I, Gedung DPR, Senayan, Selasa (15/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada dikatakan calon dubes RI untuk Vietnam, Ibnu Hadi. Dia belum bisa memberikan pernyataan dalam penunjukannya sebagai calon dubes. Disinggung, soal kemampuan bahasa asing yang dikuasai, ia hanya tersenyum dan menjawab diplomatis.

Ia menunggu proses uji kelayakan di DPR selesai dan sampai ada penunjukan resmi dari pemerintah.

"Kan masih proses mas. Kalau karena satu hal dan lainnya kalau tidak jadi kan, ya belum bisa ngomong jadinya. Please, jangan. Terlalu pagi," tutur Ibnu.

Sementara, calon dubes RI untuk Uni Emirate Arab, Husin Bagus juga belum bersedia memberikan komentar. Ia menyarankan lebih baik bertanya kepada pihak Kementerian Luar Negeri.

"Nanti, nanti saja mas. Tanya ke Kemlu ya," ujarnya.

(hty/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads