DetikNews
Senin 14 September 2015, 16:10 WIB

Sidang Tas Hermes Rp 950 Juta Gaduh, Hakim Usir Ibunda Terdakwa

Nur Khafifah - detikNews
Sidang Tas Hermes Rp 950 Juta Gaduh, Hakim Usir Ibunda Terdakwa Foto: ifah
Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali menyidangkan kasus dugaan penipuan tas Hermes. Kali ini agenda persidangan adalah mendengarkan keterangan terdakwa Davita.

Saat dimintai keterangan oleh majelis hakim, Davita memberikan keterangan berbeda dengan berkas dakwaan. Ia juga meminta Angel Lelga dihadirkan di persidangan.

Majelis hakim kemudian mengingatkan kepada Davita agar jujur dan tidak memberikan keterangan palsu atau berbelit-belit. Davita juga diminta untuk tidak mengaitkan orang-orang yang tidak berhubungan dengan kasus tersebut. Namun Davita kesal karena merasa hakim memojokkan dirinya.
"Bapak jangan menyudutkan dong. Bapak nggak netral sih," kata Davita dalam persidangan di PN Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Jakpus, Senin (14/9/2015).

Hakim Budi kemudian kembali menjelaskan bahwa keterangan berbelit-belit justru dapat menjerat Davita sendiri. Suasana semakin memanas. Keluarga Davita yang menyaksikan sidang membuat kegaduhan dengan menyebut hakim tidak netral.

Hakim Budi kemudian meminta ibunda Davita untuk keluar dari ruang persidangan. Namun ibunda menolak saat panitera mengajaknya keluar. Ia kemudian mulai diam. Sidang kemudian dilanjutkan. Namun Davita tetap tidak terima. Hakim mulai kesal.

"Kok wajah saudara seperti menyepelekan kami?" tanya hakim Budi.

"Bapak nggak netral sih," ujar Davita.

Sebagian keluarga Davita sekitar 5 orang yang ribut di dalam ruangan sidang memilih meninggalkan ruangan. Majelis hakim mempersilakan mereka keluar ruangan dan tidak membuat keributan. Hingga saat ini sidang masih terus berlangsung.
(kff/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed