Hal tersebut disampaikan oleh pembaca pasangmata, Eddy Machfudin, yang mengirimkan foto kabut asap di wilayahnya, Senin (14/9/2015). Menurut Eddy, kabut asap sudah mengepung Banjarbaru sejak subuh.
"Dari subuh sudah nggak kelihatan, jam 06.00 WITA makin nggak kelihatan. Saya tinggal di daerah Landasan Ulin, tadi pagi kompleks kami dipalang sama tentara dan pak RT. Jadi nggak boleh pergi atau beraktivitas dulu untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan soalnya benar-benar pekat," ujar Eddy saat dihubungi detikcom, Senin (14/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jarak pandang sama sekali nggak kelihatan, satu meter-an lah saking pekatnya, rumah sebelah aja sampai nggak kelihatan. Asap masuk sampai ke rumah, tebal dan pekat juga," kata Eddy.
Baru setelah kabut asap mereda, warga diperbolehkan beraktivitas. Namun kondisi di jalan raya sendiri menurut Eddy masih sangat sepi.
"Tadinya yang mau ke pasar, mau berangkat kerja ditahan dulu. Sekitar jam 08.00 WITA baru agak reda, setelah itu boleh keluar. Portal dibuka sama aparat. Anak-anak sekolah diberangkatin agak siangan. Saya aja baru sampai kantor siang nih jam 09.00 WITA," Eddy menuturkan.
Beruntung tempat kerja Eddy mengizinkan karyawannya datang terlambat mengingat kabut asap yang sangat parah itu. Saat melintasi jalan raya pun Eddy menyatakan lalu lintas di Banjarbaru sangat sepi. Masih banyak warga yang memilih untuk tidak beraktivitas.
lalu lintas di Banjarbaru (Foto:Eddy Machfudin/pasangmata) |
Keadaan semakin diperparah dengan kualitas udara yang buruk akibat kabut asap. Saat berbincang melalui sambungang telepon memang terdengar Eddy beberapa kali terbatuk-batuk. Suaranya pun juga terdengar serak.
"Sesak banget, di dalam rumah tadi pagi saja saya sampai pengap saking pekatnya. Ini batuk-batuk terus, panas di tenggorokan. Yah gejala ISPA lah, padahal sudah pakai masker terus. Semoga kabut asap cepat hilang, supaya warga bisa kembali aktivitas, tolonglah kami," ucap Eddy.
Kondisi kabut asap parah juga terjadi di Ogan Ilir, Sumsel, pagi ini. Pembaca pasangmata bernama Ainul Wafa mengirimkan gambar daerahnya yang dikepung kabut asap. Dari foto yang dikirim Ainul, asap memang terlihat sangat pekat.
Kabut asap di Ogan Ilir (Foto: Ainul Wafa/pasangmata) |











































lalu lintas di Banjarbaru (Foto:Eddy Machfudin/pasangmata)
Kabut asap di Ogan Ilir (Foto: Ainul Wafa/pasangmata)