Seperti yang dilakukan oleh sekumpulan anak muda ini. Mereka membuat akun di instagram, ketimbang.ngemis.Jakarta. Dalam bio nya, tertulis "menampilkan mereka yang sudah mempunyai tekad untuk SAY NO TO *MENGEMIS*. BELI LAH WALAUPUN TIDAK BUTUH SEKALIPUN".
Masalah pengemis memang jadi masalah pelik setiap kota-kota besar. Tidak sulit untuk menemukan para pengemis di sudut kota. Termasuk yang menjadikan pengemis sebagai profesi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita punya misi mengangkat orang yang sudah tua atau kekurangan, tapi dia mau berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa harus mengemis," kata Ketua Umum akun ini, Yona Luverina (19 tahun) saat berbincang dengan detikcom, Kamis (10/9/2015).
Ribuan followernya akan aktif mencari para pejuang di ibu kota yang memilih berjualan untuk bisa menyambung hidup. Mereka akan menjepret orang yang masih mau berusaha ketimbang jadi pengemis.
Tidak jarang dari followernya itu menggalang dana untuk membantu orang tersebut. Jika sudah terkumpul, donasi maupun sembako akan langsung diberikan.
"Mereka suka sekali mendapat bantuan dari kita. Kita pun senang karena bisa membantu mereka," kata mahasiswi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II ini.
Ada 35 anak muda, dengan kisaran umur 18-25, yang tergabung dalam akun ini. Akun Jakarta ini sejatinya adalah pengembangan dari ketimbang.ngemis yang lahir di Yogyakarta. Melihat banyaknya potensi yang bisa ditolong di sejumlah daerah, akhirnya dibuatlah akun-akun yang khusus menggarap per wilayah.
"Di kami, ada yang tugasnya sebagai PR hingga urusan donasi. Semuanya (donasi) ada pertanggungjawabannya kok, kita posting tiap bulan," lanjutnya.
Akun ketimbang.ngemis lahir pada bulan Juni tahun ini. Selang dua minggu kemudian, lahirlah akun-akun per regional yang kini sudah berjumlah 44 buah.
Tengoklah salah satu postingan dari akun ini tentang seorang kakek umur 70 tahun yang masih berjualan. "Assalamualaikum wr wb .
Bapak ini selalu dagang didepan halte busway pulogadung stelah membeli brang dagangannya saya berbincang sedikit ternyata umur bapak ini 70th entah dmna keluarganya. Saya sering membeli dagangannya meskipun tdk seberapa saya hanya ingin agar masyarakat lebih pduli terhadap org2 yg msh masih mau berjuang mncri nafkah untuk khidupan sehari2 tanpa mengemis yuk yg sering lewat terminal pulogadung tlong dibeli brang dgangan bapak ini skalipun tdk mmbutuhkan :)," tulis akun ini. (mok/mad)











































