![]() |
Seorang warga, Henanta berbagi lewat surat elektronik ke redaksi@detik.com, Rabu (9/9/2015). Pagi ini dia bahkan mesti berhenti dahulu saat berkendara, menunggu pengendara lainnnya.
"Asapnya pekat sekali. Saya mesti pelan-pelan dan menunggu pengendara yang lain," jelas Henanta yang hendak berkendara dari Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama.
![]() |
Penduduk juga banyak mengenakan masker. Udara di Pangkalan Bun begitu sesak. "Teman saya buka kaca mobil langsung batuk," tambahnya.
Kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari. Warga tak bisa berbuat banyak dan hanya bisa pasrah. Mereka berharap pemerintah mengambil tindakan.
![]() |
"Ini kalau seperti ini terlalu berisiko untuk warga," tutup dia. (dra/dra)














































