Eman Sudrajat mengirimkan video badai pasir di Jeddah ke pasangmata.com. Video itu didapat dari saudaranya yang memang bekerja di Jeddah.
"Dia lagi mau antar temannya ke kampus di Jeddah naik mobil. Di tengah jalan ada badai pasir besar," kata Eman saat dihubungi detikcom, Rabu (9/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka menghindar dan balik arah, takut mobilnya kebawa angin. Soalnya anginnya kencang seperti puting beliung, mobilnya juga bergoyang-bergoyang," ucap Eman.
Foto: Kontributor pasangmata.com |
Akibat badai pasir ini, pemerintah setempat mengeluarkan imbauan agar warga tidak keluar rumah dan sekolah-sekolah diliburkan.
"Semua orang di sekitar diimabau nggak boleh keluar. Sekolah juga libur mulai kemarin, tapi nggak tahu sampai kapan," katanya.
Selain di Jeddah, badai pasir juga terjadi di Kota Beirut, Libanon. Pembaca detikcom, Fajar Samudera mengirimkan foto badai pasir tersebut.
|
"Ini bukan kabut asap, tapi badai pasir di Beirut. Debu beterbangan, badai gurun di Eastern Mediterranean Sea, Beirut, Libanon," katanya.
Foto: Fajar Samudera/pasangmata.com |
Diberitakan sebelumnya, selain di Jeddah dan Beirut, badai pasir juga terjadi di Masjidil Haram. Fais Akbar, salah seorang WNI sedang berada di Makkah mengirim rekaman video suasana di lokasi. Terlihat angin yang bertiup kencang, beberapa barang kecil terbang ke udara. Langit pun gelap seperti tertutup pasir. Aktivitas warga dan jemaah di sekitar lokasi ikut terganggu.
Badan Meterologi dan Lingkungan Arab Saudi mengumumkan badai pasir itu mengurangi jarak pandang jadi hanya satu kilometer. Sebagian besar pengendara akhirnya harus memacu kendaraannya sangat pelan. Masyarakat diminta juga untuk tetap di dalam rumah. (slm/mad)












































Foto: Kontributor pasangmata.com
Foto: Fajar Samudera/pasangmata.com
Foto: Fajar Samudera/pasangmata.com