"Sah sah saja. Semua pihak mempunyai suatu cara untuk melakukan dukungan (kepada pemerintah)," kata Ical usai menghadiri perayaan ulang tahun Kompas ke-50, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2015) malam.
"Ada yang mengatakan memberikan dukungan dengan berada di dalam pemerintah, dan ada yang di luar pemerintah," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada masalah. Ini kan suatu cara saja, yang satu caranya mengatakan lebih baik ada dalam pemerintahan, yang satu lagi berada di luar pemerintahan. Tapi kedua-duanya mendukung kebijakan-kebijakan yang baik, mengkritik kebijakan-kebijakan yang tidak baik," tutur Menko Perekonomian di era Presiden SBY itu.
PAN baru akan menjelaskan kepada Koalisi Merah Putih (KMP) terkait alasannya bergabung dengan pemerintah, Kamis (3/9) besok.
"Seorang sahabat yang baik adalah sahabat yang juga bisa memberikan koreksi kebijakan bila sahabatnya salah. Karena itulah maka KMP mengatakan bahwa berada di luar pemerintahan, tetapi mendukung pemerintah untuk mengatasi permasalahan yang sulit ini," jelas Ical. (rna/imk)











































