"Legislasi juga bersama pemerintah, kadang-kadang yang telat adalah DPR, kadang juga pemerintah," kata Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella usai perayaan Hari Ulang Tahun DPR ke-70 di Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2015).
Patrice sekaligus berbicara menanggapi rendahnya kinerja DPR dibandingkan dengan upaya DPR menjalankan rencana tujuh proyek DPR senilai Rp 2,7 triliun. Menurutnya, tak ada hubungan antara kinerja DPR dengan tujuh proyek itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Patrice memandang, DPR tak menggelar perayaan ulang tahun secara kelewat mewah. Hidangan yang disajikan juga masih dalam taraf wajar.
"Makan-makan sate padang, empek-empek, nasi kebuli, sederhana saja kok. Kalau hanya minum air putih (dalam merayakan ulang tahun DPR ke-70), ya kelewatan juga," tutur Patrice.
Kinerja legislasi yang miskin prestasi ini tercermin dari rendahnya RUU yang berhasil dirampungkan DPR. Sebanyak 39 RUU Prolegnas 2015 belum ada satupun yang berhasil menjadi UU. Meski ada tiga UU yang berhasil disahkan, namun dua diantaranya berasal dari Perppu dan satu lagi merupakan UU MD3 alias UU untuk internal anggota dewan.
Sebelumnya, Ketua DPR Setya Novanto juga memandang kesalahan rendahnya kerja pembuatan Undang-undang itu bukan semata-mata salah DPR, namun kesalahan DPR dan pemerintah. (dnu/tor)










































