Aksi Seru Polisi Tangkap Perampok: Kejar-kejaran Hingga Tembak Mati

Aksi Seru Polisi Tangkap Perampok: Kejar-kejaran Hingga Tembak Mati

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 28 Agu 2015 13:42 WIB
Aksi Seru Polisi Tangkap Perampok: Kejar-kejaran Hingga Tembak Mati
Foto: Thinkstock/Brian Jackson
Jakarta - Upaya anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dalam menangkap pelaku perampokan, mendapat perlawanan. Pelaku, Soleh (28) menembak anggota polisi. Mendapat perlawanan membahayakan, polisi memberikan tembakan terarah kepada tersangka.

Direskrimum Polda Jatim Kombes Bambang Priambada mengatakan, pihaknya memberikan tindakan karena tersangka sudah membahayakan anak buahnya.

"Tersangka ini sudah kami TO (Target Operasi) karena melakukan sejumlah kejahatan pencurian dengan kekerasan di wilayah Jawa Timur," jelas Bambang kepada detikcom, Jumat (28/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soleh merupakan DPO Polda Jawa Timur atas sejumlah kasus perampokan, seperti di depan kantor Golkar, Jl Panju Suroso Blimbing, Malang Kota, Jatim, 25 Juli 2015 lalu dan perampokan Puspo Pasuruan serta pencurian hewan di wilayah Pasuruan, Jatim.

Hingga akhirnya, polisi menemukan lokasi persembunyian Soleh di Dusun Dukuh Wetan, Desa Sumberejo Winongan, Pasuruan, Jatim. Namun saat itu tersangka berhasil meloloskan diri dari kejaran aparat polisi.

Hingga pada Jumat (28/8) dini hari, polisi mengetahui Soleh berada di Purwoosari, Pasuruan, Jatim. Saat itu, tersangka sedang mengendarai motor Yamaha Mio GT.

"Selanjutnya Iptu Iwan dan Iptu M Fauzi meluncur ke Purwosari dengan menggunakan motor berboncengan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Hanny Hidayat.

Sesampainya di Purwosari, petugas mengikuti tersangka yang berjalan mengarah ke Nongkojajar Pasuruan. Saat pelaku berada di Jalan Raya Ngembal Pasuruan petugas menyuruh berhenti.

"Tetapi tersangka tidak mau berhenti, lalu anggota memberi tembakan peringatan namun tersangka tidak mau berhenti, selanjutnya petugas menabrak pelaku dan pelaku terjatuh dari motor," ungkapnnya.

Saat itulah kemudian terjadi pergumulan antara Iptu Fauzi dengan tersangka hingga senjata meletus mengenai kaki kiri Fauzi. Polisi kemudian menembak 2 kali di bagian dada pelaku hingga tersungkur.

Tersangka kemudian dilarikan ke rummah sakit, namun meninggal dalam perjalanan. Sementara anggota yang tertembak menjalani perawatan di RS Bhayangkara Porong.

Dari tersangka, polisi menyita 1 unit motor Mio, tas hitam beriisi 2 bom ikan dan sebilah celurit. (mei/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads