Kadis Perindustrian DKI: Pak Gubernur Sudah Benar, Harus Didukung Semua Orang

Kadis Perindustrian DKI: Pak Gubernur Sudah Benar, Harus Didukung Semua Orang

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Kamis, 27 Agu 2015 08:26 WIB
Kadis Perindustrian DKI: Pak Gubernur Sudah Benar, Harus Didukung Semua Orang
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Haris Pindratno telah mengajukan pengunduran diri ke Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) karena alasan kesehatan. Sebelum benar-benar menanggalkan jabatannya, Haris berpesan kepada seluruh PNS DKI untuk mendukung penuh Ahok membenahi Ibu Kota.

"Pak Gubernur benar (kerjanya), jadi harus didukung semua orang. Konsepnya bekerja dengan keras dan itu harus kita dukung," ujar Haris saat berbincang dengan detikcom, Rabu (26/8/2015) malam.

"Semua pegawai DKI harus sehat dan kuat karena kalau nggak, maka nggak bisa lari," imbuhnya sambil terkekeh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama bekerja dengan Ahok, dia pun memiliki pandangan dan kesan tersendiri. Menurutnya, di bawah kepemimpinan mantan Bupati Belitung Timur itu secara perlahan wajah Jakarta mulai berubah.

"Ini aku ngaku jujur ya, kita lihat saja jalan inspeksi (kali) dari yang tadinya banyak (pemukiman) kumuh sekarang hilang dan rusun-rusun juga jadi tertib," kata Haris.

Di mata dia, Ahok bukan orang yang tempramen seperti yang dibayangkan banyak orang. Adalah hal yang wajar jika Ahok menegur sejumlah anak buahnya untuk bekerja lebih baik lagi.

"Bagi orang yang netral, wajar dong dengan sejuta masalah di benak Pak Gub (kalau negur). Pak Gub kan orang biasa, bukan Superman. Menurut saya itu normal dan wajar, faktanya juga beliau suka bercanda saya lihat," terangnya.

"Harapan saya seluruh DKI harus semangat, kuat dan sehat ikuti yang diperintahkan pimpinan jangan neko-neko. Selama ini DKI banyak masalah," tutup Haris.

Seperti diberitakan sebelumnya, Haris telah mengajukan pengunduran dirinya sejak 18 Agustus 2015. Alasan kesehatan dirinya yang membuat mengajukan pengunduran diri kepada Ahok.

Sebelum ada pernyataan resmi dari Ahok, dia memastikan masih tetap bekerja seperti bisa. Haris menjelaskan, ritme kerjanya selama ini menjadi pelayan publik di DKI Jakarta cukup menantang. Haris mengungkapkan selama ini dia kerap bekerja hingga dini hari dan harus kembali ke kantor tepat setelah matahari terbit. (aws/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads