"Pak Gubernur benar (kerjanya), jadi harus didukung semua orang. Konsepnya bekerja dengan keras dan itu harus kita dukung," ujar Haris saat berbincang dengan detikcom, Rabu (26/8/2015) malam.
"Semua pegawai DKI harus sehat dan kuat karena kalau nggak, maka nggak bisa lari," imbuhnya sambil terkekeh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini aku ngaku jujur ya, kita lihat saja jalan inspeksi (kali) dari yang tadinya banyak (pemukiman) kumuh sekarang hilang dan rusun-rusun juga jadi tertib," kata Haris.
Di mata dia, Ahok bukan orang yang tempramen seperti yang dibayangkan banyak orang. Adalah hal yang wajar jika Ahok menegur sejumlah anak buahnya untuk bekerja lebih baik lagi.
"Bagi orang yang netral, wajar dong dengan sejuta masalah di benak Pak Gub (kalau negur). Pak Gub kan orang biasa, bukan Superman. Menurut saya itu normal dan wajar, faktanya juga beliau suka bercanda saya lihat," terangnya.
"Harapan saya seluruh DKI harus semangat, kuat dan sehat ikuti yang diperintahkan pimpinan jangan neko-neko. Selama ini DKI banyak masalah," tutup Haris.
Seperti diberitakan sebelumnya, Haris telah mengajukan pengunduran dirinya sejak 18 Agustus 2015. Alasan kesehatan dirinya yang membuat mengajukan pengunduran diri kepada Ahok.
Sebelum ada pernyataan resmi dari Ahok, dia memastikan masih tetap bekerja seperti bisa. Haris menjelaskan, ritme kerjanya selama ini menjadi pelayan publik di DKI Jakarta cukup menantang. Haris mengungkapkan selama ini dia kerap bekerja hingga dini hari dan harus kembali ke kantor tepat setelah matahari terbit. (aws/ega)











































