Tiga jenazah yang diidentifikasi hari ini adalah Obed Trupan (kepala kampung di Yahukimo), Yusran (swasta), danย Amran (swasta). Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua, Kombes Ramon, menjelaskan, seluruh korban teridentifikasi berdasarkan data primer berupa bentuk susunan gigi dan dua data skunder yaitu data kesehatan dan properti yang digunakan korban.
Dengan hasil ini, hingga kini Tim DVI telah mengidentifikasi 15 jenazah korban Trigana. 12 Nama lainnya adalah Teguh Warisman Saleh, Emilia Gobai, Milka Kayarmabin, Oscar Mangontoh, Hasanuddin, Martinus Aragai, Terianus Salawala, Boni Wori-Wori, Wendepan Bamulki, Asirun, Dita Amelia Kurniawan, dan Agustinus Luwanmase.
Pada hari Minggu (23/8) sesuai permintaan keluarga korban, Tim DVI tidak mengumumkan jenazah yang sudah terindentifikasi, namun tim DVI tetap bekerja. "Sesuai permintaan keluarga kemarin (Minggu) kita tidak mengumumkan hasil identifikasi kita kepada kelurga korban," kata Kapus Dokkes Polri Brigjen Athur Tompi.
Pesawat Trigana dengan tipe ATR 42-300 dengan rute Jayapura - Oksibil mengalami kecelakaan di Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Minggu, 16 Agustus 2015. Total penumpang dan awak pesawat yang berjumlah 54 orang dipastikan tewas dalam kejadian tersebut. Jenazah diidentifikasi di RS Bhayangkara Jayapura. (try/try)











































