Hardisk-gate di Gedung DPR
Sekjen DPR Usul Pamdal Ditambah
Jumat, 25 Feb 2005 15:47 WIB
Jakarta - Banyak hal yang menyebabkan pengamanan di aeral gedung DPR tidak maksimal. Selain minimnya kamera keselamatan (CCTV), jumlah anggota pengamanan dalam (Pamdal) juga tidak proporsional.Hal tersebut terungkap dalam perbincangan detikcom dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Faisal Djamal melalui telepon, Jumat (25/2/2004). Menurut Faisal, penambahan anggota pamdal yang diajukannya tidak pernah ada realisasinya."Jumlah pamdal sekarang kurang proporsional. Luas areal sekitar 40 hektar ini hanya di amankan 152 petugas pamdal. Itu juga dengan tugas bergiliran (shift) tiap harinya. Seharusnya paling sedikit 192 orang," kata Faisal.Faisal mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali meminta penambahan jumlah pamdal. Namun usulan tinggal usulan. Menurut Faisal, sampai saat ini permintaan agar jumlah pamdal ditambah tidak pernah direalisasikan.Meski demikian, kata Faisal, dengan adanya kasus hilangnya hardisk milik sejumlah anggota dewan, pihaknya akan meningkatkan pengamanan. Khususnya di areal yang merupakan akses masuk ke gedung Nusantara I di mana para anggota dewan itu berkantor."Saya sudah meminta agar pengamanan diperketat lagi sebelum masuk Nusantara I, misalnya sebelum lift. Karena akses ke gedung ini sangat bebas sekali, siapa pun bisa masuk. Kita tidak dapat mendeteksi apalagi menahan orang, karena tidak dapat diketahui apakah itu tamu konstituen, mitra, atau orang yang hanya meminta uang kepada para anggota," tukas Faisal.Namun menurut pantauan detikcom, tidak terlihat perbedaan pengamanan yang mencolok pada hari ini. Seperti hari lainnya, di dekat metal detector yang dipasang di depan pintu masuk Gedung Nusantara I hanya ada sekitar 5 petugas pamdal. Pemeriksaan terhadap mereka yang akan masuk juga tidak begitu ketat. Mereka hanya diminta melewati alat pemeriksa logam tanpa ada penggeledahan tas atau barang bawaan.Di bagian dalam gedung sendiri, yakni di lantai 3, 5 dan 6 tidak terlihat sama sekali ada anggota pamdal yang berjaga. Ruang anggota dewan hanya di jaga oleh satgas dari masing-masing parpol.Faisal mengakui, hal itu disebabkan oleh keterbatasan jumlah pamdal Gedung DPR. Untuk melakukan pengamanan di seluruh ruangan anggota dewan, pihaknya memang bekerja sama dengan satgas masing-masing parpol. Menurut Faisal, kerjasama itu dilandasi oleh aturan main yang jelas."Kita ada kesepakatan pengamanan dilakukan satgas partai hanya di lantainya saja. Kita tidak mendampingi, kita hanya mendeteksi saja. Tawaran bantuan pengamanan dari satgas itu sangat membantu dan kita sambut dengan baik. Yang jelas koordinasinya tetap di bawah kendali pamdal," ungkap Faisal.
(djo/)











































