Dinilai Bekerja Baik, Puan Jadi Satu-satunya Menko yang Tidak Direshuffle

ADVERTISEMENT

Reshuffle Kabinet

Dinilai Bekerja Baik, Puan Jadi Satu-satunya Menko yang Tidak Direshuffle

Rivki - detikNews
Kamis, 13 Agu 2015 05:25 WIB
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Diantara tiga posisi kementerian koordinasi yang diganti, Menko PMK Puan Maharani menjadi satu-satunya menteri koordinasi yang lolos dari reshuffle. Bagi PDIP dan Pengamat Indo Barometer hal tersebut terjadi karena kinerja Puan yang memuaskan.

Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Jokowi, mengagetkan semua pihak. Ditambah tidak ada nama Puan Maharani pada lima jabatan menteri yang dilantik siang itu.

Bagi PDIP hal tersebut terjadi karena kinerja putri sulung Megawati Soerkarno Putri itu sangat bagus. Program-program kerja kementrian yang dibawah Kemenko PMK tidak bernilai buruk.

"Kalau mengacu sesuai dengan jajak pendapat tingkat kepuasan masyarakat, kinerja menteri-menteri bidang kesejahteraan itu sangat baik, terbukti dengan adanya program kartu sehat, program kartu Indonesia pintar, itu menunjukkan tingkat kepuasan yang cukup besar," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).

Hasto menyebut kinerja Puan memuaskan. Hal itu tak lepas dari pengalaman Puan yang memang dipersiapkan dengan matang oleh PDIP untuk menjadi pelayan masyarakat di eksekutif.

"Ini tentu saja tidak lepas dari pengalaman luas Mbak Puan Maharani. Dan Mbak Puan telah lama dipersiapkan," paparnya.

Selain PDIP, Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari berpendapat bahwa kinerja Puan sebagai koordinator terbilang baik. Kementerian di bawahnya telah bekerja maksimal.

"Puan tidak kena reshuffle karena praktis program kerja kabinet yang paling jalan adalah di bawah Kemenko PMK," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam pernyataan tertulisnya.

Qodari mengatakan sejak awal sudah memprediksi Puan aman dari reshuffle. Dia menilai performa Puan cukup baik sebagai menteri koordinator.

"Dua hal yang jadi concern utama Presiden terkait reshuffle: Pertama, soal pencapaian target kerja para menteri. Kedua, soal kemampuan komunikasi dan koordinasi dari menteri. Kita lihat inilah kelemahan dari Tedjo Edhy, Sofyan Djalil dan Indroyono selama ini," ulas Qodari.

Namun, segala pujian itu ditanggapi dingin oleh Puan Maharani sendiri. Menurutnya, diganti atau tidak dirinya semua keputusan ada ditangan Presiden Jokowi.

"Ya, tanya ke Presiden kenapa masih pertahankan saya?. Ya, silahkan saja kalau ingin berpendapat," jawab Puan ketika dimintai pendapat usai pelantikan menteri baru di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat.

Seperti yang diketahui, Menko PMK Puan Maharani sendiri sejak awal jauh dari isu bakal direshuffle. Putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri ini juga menjauh dari pusaran isu politik setelah menjabat Menko PMK.

Bahkan sebelum ke Istana Negara, Puan Maharani bersama Pramono Anung yang menduduki kursi Seskab menghadap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawati pun juga terlihat menghadiri pelantikan menteri baru kabinet kerja. (rvk/khf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT