Fasilitator Perdamaian Minta Bendera Aceh Diubah karena Mirip Bendera GAM

Fasilitator Perdamaian Minta Bendera Aceh Diubah karena Mirip Bendera GAM

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 13 Agu 2015 01:33 WIB
Foto: Ari Saputra
Banda Aceh - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dua tahun lalu mengesahkan Qanun Aceh Nomor 3 tentang lambang dan bendera Aceh. Pemerintah pusat menolak bendera tersebut karena mirip dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tapi Pemerintah Aceh tetap mempertahankannya. Lalu, bagaimana tanggapan fasilitator perdamaian?

"Masalah bendera, itu jelas di MoU (Nota kesepahaman) tidak boleh sama (dengan bendera GAM), harus diganti," kata Fasilitor Perdamaian Aceh, Juha Chirstensen, saat menggelar konferensi pers di Unsyiah, Rabu (12/8/2015).

Bendera Aceh yang disahkan oleh DPR Aceh yaitu warna dasar merah dengan garis putih dan hitam. Di tengahnya, terdapat bulan sabit dan bintang berwarna putih. Bendera tersebut mirip dengan bendera yang digunakan GAM saat konflik berkecamuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masyarakat di Aceh beberapa kali mengibarkan bendera tersebut meski akhirnya diturunkan oleh aparat keamanan. Meski sudah disahkan menjadi bendera Aceh, tapi pemerintah pusat masih meminta untuk mengubah agar tidak sama dengan bendera GAM.

Menurut Juha, permasalahan bendera harus segera diselesaikan oleh Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Pusat. Hal ini perlu dilakukan agar tidak menimbulkan rasa tidak saling percaya.

"Bendera tidak bisa seperti dulu. Dan masalah ini harus segera diselesaikan untuk mengurangi rasa saling tidak percaya. Saya yakin isu ini bisa diselesaikan," jelasnya.Β  (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads