Hardisk-gate di Gedung DPR
Gafur: Untung Belum Ada Isinya
Kamis, 24 Feb 2005 16:13 WIB
Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Abdul Gafur yang menjadi korban pencurian hardisk komputer di ruang kerjanya menyesalkan aksi pencurian hardisk itu. Namun, dia bersyukur, di hardisk yang dicuri itu tidak ada data apa-apa."Untung belum ada isinya. Karena memang belum saya gunakan," kata Gafur saat ditemui detikcom di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (24/2/2005).Gafur yang berkantor di lantai 13 gedung Nusantara I ini meminta agar kejadian pencurian hardisk ini tidak terjadi lagi. Karena itu, dia meminta agar pengamanan di ruang kerja anggota DPR, terutama di saat bukan jam kerja diperketat. "Saya hanya minta agar pengamanan ditambah lebih lagi. Sejak kejadian tersebut, pengamanan di lantai saya, memang sudah sedikit diperketat," ungkapnya.Selain Gafur, ada lima anggota DPR yang menjadi korban pencurian hardisk dan prosesor komputer mereka yang berada di ruang kerjanya. Totalnya ada enam korban, empat anggota FPG, dan dua sisanya anggota F-PAN. Belum diketahui secara pasti, siapa orang yang melakukan pencurian hardisk ini. Motif pencurian juga belum diketahui. Namun, Alvin Lien, anggota DPR dari FPAN yang juga jadi korban, menduga bahwa pencurian hardisk ini karena pelaku ingin mencari data-data. Pencuri memang hanya mencuri hardisk dan prosesor. Barang-barang berharga lainnya yang berada di ruang kerja mereka, tidak diambilnya.
(asy/)











































