Polri Bantah Komersialisasikan Pesawat yang Jatuh
Kamis, 24 Feb 2005 14:55 WIB
Jakarta -
Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombespol Zainuri Lubis membantah pesawat Cassa 212-200 dengan nomor lambung PP 2032 yang jatuh di perairan Sarmi sengaja dikomersialisasikan untuk mengangkut penumpang sipil."Pesawat Cassa itu adalah BKO dalam rangka Pemilu yang karena situasi dan kondisi tertentu masih diperlukan di Polda Papua. Lalu kaitannya dengan penumpang adalah dalam rangka pelayanan," ungkap Zainuri di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Kamis, (24/2/2005).Penerbangan yang dilakukan sejumlah anggota Polri, lanjutnya, terkait dengan keperluan kedinasan Polda dan Polres Sarmi."Maklum di situ ada Polres baru, sehingga banyak barang-barang, baik milik kantor atau pun perorangan untuk dikirimkan ke sana. Untuk pelayanan tentu kita menolong masyarakat yang membutuhkan," katanya.Apalagi, lanjut Zainuri, jadwal pesawat reguler dengan tujuan Kabupaten Sarmi, Papua, sangat tidak menentu, bisa seminggu sekali atau dua minggu sekali."Jadi pada saat ada masyarakat atau pejabat dengan senang hati kita membantu. Itu pelayanan, jadi tidak ada komersialisasi," tegasnya. Saat ditanya isu pengenaan tarif sebesar Rp 500 ribu/orang, Zainuri mengatakan, "Kalau itu bukan tarif karena kita tidak mengeluarkan penerbangan reguler. Kalau memang ada itu merupakan partisipasi. Dan, tentu itu tidak melanggar aturan karena kita juga menolong. Tapi pesawat itu diutamakan untuk kedinasan. Dan, kalau kita lihat penumpangnya itu kan orang-orang dinas."Sementara itu, mengenai jatuhnya pesawat, Zainuri menyatakan, memang ada laporan yang masuk yang menyebutkan bahwa pesawat tersebut telah menyampaikan laporan ke darat mengenai kerusakan mesin."Tetapi untuk lebih detil mengenai sebab terjadinya kecelakaan, kita masih menunggu laporan dari tim yang diberangkatkan kemarin," katanya.Seperti diketahui, akibat jatuhnya pesawat Cassa ini di perairan Sarmi telah menyebabkan 16 orang tewas, sebagian besar anggota Polri.
(umi/)










































