Menlu Retno Harap RI Bisa Hadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN

Menlu Retno Harap RI Bisa Hadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Senin, 10 Agu 2015 13:21 WIB
Menlu Retno Harap RI Bisa Hadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN
Foto: Resty Armenia
Jakarta - Pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015 sudah di depan mata. Namun, MEA bukan hanya tentang keluar-masuk barang dengan bebas. Apa saja tantangannya?
 
"Terkait kesiapan, kita harus siap menyongsong ASEAN Community 2015 dan ASEAN community ini bukan hanya masalah barang-barang yang secara bebas mengalir masuk dan keluar dari wilayah masing-masing negara ASEAN tapi more than that. Artinya, penyatuan ASEAN sebagai komunitas," jelas Menlu Retno LP Marsudi.  
 
Hal itu dikatakan Menlu Retno usai acara memperingati hari jadi ASEAN yang ke-48, di Gedung ASEAN, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2015)
 
Menurut Menlu Retno, tantangan MEA bagi negara-negara ASEAN, khususnya Indonesia bisa membawa manfaat bagi rakyat di masing-masing negara ASEAN. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan rakyat negara-negara ASEAN.
 
"Oleh karena itu tantangan kita sebagai negara anggota adalah bagaimana kita mempersempit gap antara pertemuan-pertemuan yang dilakukan ASEAN dengan manfaat yang dirasakan rakyat dan juga kesejahteraan within negara-negara anggota dan juga di antara negara anggota. Saya kira peringatan tahun ini adalah temanya untuk menyongsong ASEAN Community 2015," jelas perempuan berambut pendek ini.
 
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menghadiri peringatan berdirinya ASEAN ke-48 mengingatkan masih banyak tantangan yang dihadapi oleh negara-negara di Asia Tenggara ini. JK menilai, ASEAN masih sangat lemah pada sumber daya dan kapasitas. ASEAN Community adalah langkah awal untuk mejadi organisasi kawasan yang lebih dewasa.
 
Kerjasama antara negara-negara ASEAN harus lebih ditingkatkan dalam pengembangan hubungan dengan negara-negara besar lainnya dan tidak didikte oleh kekuatan eksternal. JK menyatakan Indonesia adalah negara yang paling siap menyambut hal tersebut.
 
"Siapa bilang tidak siap, justru kita paling siap karena kita paling besar," ujar JK usai menghadiri peringatan ASEAN ke 48 di Gedung ASEAN, Jalan Sisingamaraja, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2015).
Halaman 2 dari 1
(nwk/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads