Naluri Ibu dan Terungkapnya Tabir Kematian Rian

Naluri Ibu dan Terungkapnya Tabir Kematian Rian

Ray Jordan - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2015 08:53 WIB
Naluri Ibu dan Terungkapnya Tabir Kematian Rian
Foto: Istimewa
Jakarta - Delapan bulan lalu, Asisten Presiden Direktur PT XL Axiata, Hayriantira alias Rian (37) dilaporkan hilang. Berkat naluri ibu kandungnya, sosok wanita cantik ini akhirnya ditemukan. Dia tewas dibunuh secara keji oleh Andy Wahyudi.

Andi yang merupakan seorang sales alat kesehatan ini belakangan diketahui mengajukan proposal proyek ke PT XL Axiata. Andi pun diduga memanfaatkan kedekatannya dengan Rian untuk memuluskan jalan proyeknya itu.

Namun, hubungan Andi dan Rian akhirnya rusak saat keduanya bepergian ke Garut, Jawa Barat. Andi tega membunuh Rian di sebuah kamar hotel di Garut dan membawa kabur mobil Rian. Kematian Rian pun sempat tak terendus selama 8 bulan. Sebab saat ditemukan, jasad Rian tak bisa dikenali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut momen-momen terungkapnya kematian Rian.

1. Rian Hilang Sejak November 2014

Foto: Istimewa
Hayriantira (37) diketahui hilang oleh keluarganya, sejak November 2014 lalu. Menurut keterangan keluarga, Rian sudah tidak bisa dikontak sejak November 2014 lalu.

Saat itu, keluarga telah melakukan pencarian korban ke teman-teman dan orang terdekat Rian.

"Ibu korban sudah berusaha mencari informasi soal korban kepada teman-teman kantornya, teman sekolahnya dulu dan orang-orang terdekat korban tetapi korban tidak ditemukan," papar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti.

Pihak keluarga kemudian secara resmi melaporkan hilangnya Rian pada 14 April 2015.

2. Naluri Ibu Kandung Rian yang Datangi Andi

Foto: mei amelia
Warga Depkes II, Jl Delima, Pondok Gede, Bekasi, tidak menyangka Andy Wahyudi menjadi tersangka pembunuhan Hayriantira atau Rian, asisten Presiden Direktur XL. Warga juga bercerita soal kedatangan Ibunda Rian, Rukmila, saat datang ke rumah Andy.

"Awalnya itu ada ibu-ibu yang datang ke sini. Kita tidak tahu kalau itu Ibu Rian. Waktu itu sekitar bulan April Ibu Rian datang ke rumah Andy teriak histeris," ujar Yeti Yupiantari saat ditemui di kediamannya, di Komplek Depkes II, Bekasi, Jumat (7/8/2015).

Teriakan histeris Ibunda Rian membuat warga keluar dari rumahnya. "Ibunya teriak-teriak sampe menangis gitu, dipikir ada apa. Intinya menanyakan keberadaan Rian, Andy sendiri waktu tidak mengakui kalau dia ngumpetin Rian," imbuh Yeti.

Gara-gara keributan ini, Ketua RT ikut memediasi dua keluarga.

"Akhirnya didamaikan oleh Bu RT, sampai-sampai Andy disuruh membuat surat pernyataan di atas materai kalau dirinya tidak tahu keberadaan Rian. Keesokan harinya ibunya Rian datang lagi sama polisi, ya mungkin namanya naluri seorang Ibu. Tidak bisa dibohongi. Ibunya mengadukan masalah mobil Honda Mobilio yang ada di garasi rumah Andy. Waktu itu Andy sampai mengeluarkan surat kuasa kalau mobil itu telah dibelinya dari Rian," terang dia.

3. Polisi Ungkap Pemalsuan Tanda Tangan Rian oleh Andi

Foto: Istimewa
Pada 28 Mei 2015, polisi mengungkap pemalsuan tandatangan terkait kepemilikan mobil Rian oleh Andy. Dari hasil Labfor diketahui, tandatangan untuk mengambil BPKP mobil Honda Mobilio B 1277 EOA milik Rian, di showroom Depok, ternyata dipalsukan Andy.

"Diketahui bahwa tandatangan tersebut hasil scanning," ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan.

AW dalam pengakuan awalnya menyebut Rian memiliki utang sehingga mobil tersebut diberikan kepada AW sebagai pelunasan utang.

4. Polisi Tangkap Andi

Foto: Mei Amelia
Seiring perjalanan waktu, ibunda Rian tidak lagi mendatangi rumah tersebut. Tak lama setelah kedatangan Ibu Rian itu, hampir setiap hari ada anggota polisi berseragam preman melakukan pengintaian.

"Tahu-tahu tanggal 7 Juli 2015 kira-kira seminggu sebelum lebaran polisi datang menjemput Andy. Waktu itu ada empat mobil yang satu mobil polisi. Tangannya diborgol di depan anaknya, kebetulan mertua Andy memang lagi main ke sana," ujar Yeti Yupiantari saat ditemui di kediamannya, di Komplek Depkes II, Bekasi, Jumat (7/8/2015).

5. Andi Mengaku Membunuh Rian di Hotel Garut

Foto: Istimewa
Setelah ditangkap polisi, pada pertengahan Juli 2015, Andi baru mengaku membunuh Rian di Hotel Cipaganti di Garut, Jawa Barat. Pembunuhan itu dilakukan pada 30 Oktober 2014.

AKBP Herry menuturkan, polisi juga mengecek ke Polres Garut untuk mengkonfirmasi penemuan mayat di hotel dan tanggal yang disebutkan AW. "Dan ternyata memang ada," katanya.

AW mengaku membunuh korban dengan cara membekap mulutnya hingga tewas dan setelah itu mayat korban dimasukkan ke dalam bak mandi.

Dari CCTV hotel juga terlihat mobil Rian keluar dari hotel menggunakan pelat nomor palsu.

"Sejauh ini tersangka mengaku membunuh korban karena persoalan pribadi," ujar AKBP Herry.
Halaman 2 dari 6
(jor/idh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads