Bangganya Atlet Tunagrahita Menang di Ajang Internasional SWOG

Bangganya Atlet Tunagrahita Menang di Ajang Internasional SWOG

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Kamis, 06 Agu 2015 09:47 WIB
Bangganya Atlet Tunagrahita Menang di Ajang Internasional SWOG
Foto: Aditya Fajar Indrawan
Jakarta - Ajang Internasional Special Olympics World Games (SWOG) berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat. Acara digelar dari 25 Juli hingga 2 Agustus 2015.

Dalam ajang ini, Indonesia berhasil membawa sejumlah medali. Beberapa medali diantaranya, 19 emas, 12 perak dan 5 perunggu.

Baca juga: Ini Atlet Bulutangkis Tunagrahita Peraih Tiga Medali Emas di Ajang SWOG

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para atlet yang mengikuti ajang ini merupakan atlet yang memerlukan penanganan khusus. Salah satunya Fazar Noor dan Tiffani Rusli, kedua atlet anggota Spesial Olmpiade Indonesia (SOIna) ini mengalami Downsyndrom dan Cerebral Palsy.

Tiffany Rusli (15) merupakan atlet renang putri asal Makassar. Tiffany mengidap kelainan down syndrome, sehingga tidak bisa menjawab dengan fasih apa yang dibicarakan.

Pada ajang ini, siswi kelas 6 SD tersebut bahkan mengantongi dua medali emas dan satu perak. Ia mengatakan bahwa kemenangannya sebuah hal yang keren.

"Lomba renang, sama teman-teman lainnya di sana SWOG 2015," ujar Tiffany Rusli di Kemenko PMK, Jl.Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

"Kalau menang itu keren," lanjutnya.

Selain itu ada pula, Fazar Noor (16) siswa kelas 1 SMA Sekolah Luar Biasa dari Kalimantan Tengah. Ia merupakan atlet SOIna cabang Bocce, olahraga sejenis bowling yang digelindingkan ke sebuah area di lapangan berumput sebagai sasarannya.

Meski mengidap tunagrahita ganda dan disertai dengan Cerebral Palsy dimana terdapat gangguan pada otak besar yang mempengaruhi sistem motoriknya ia bisa memenangkan lomba tersebut.

"Menang boci, dapat emas sama perunggu," ucap Fazar terbata-bata.

Ia kemudian membagi pengalaman singkatnya selama menjalani pelatihan hingga bisa ikut ajang internasional tersebut. Ia pun bercita-cita ingin berkuliah dengan uang hasil dari kemenangannya di SWOG.

"Latihan dua kali seminggu. Rabu dan Jumat. Nanti uangnya (hasil menang lomba) buat kuliah, mau kuliah ngetik. Buat teman-teman yang lain aku juga bisa, yang lain pasti juga bisa," ungkapnya. (yds/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads