Rombongan calon pekerja ini diamankan pada Rabu (5/8/2015) siang, tak lama setelah tiba dengan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Juanda, Surabaya. Berangkat sekitar pukul 09.40 dan tiba 11.55 WIB.
Curiga dengan keberadaan rombongan ini, petugas kemudian melakukan pemeriksaan. Diketahui kelompok yang terdiri dari 42 pria dan 22 wanita ini seluruhnya berasal dari Pulau Madura, yakni dari Kabupaten Pemekasan, Sampang, dan Bangkalan, Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Supaya bisa bekerja di Malaysia, sebagai buruh bangunan," kata Sairi.
Direktur Sabhara Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Anang Sumpena menyatakan, saat diamankan para calon TKI itu sedang diangkut dengan menggunakan tiga mobil menuju perumahan di Cikitsu, Kecamatan Batam Kota. Mereka kini masih melakukan pemeriksaan terhadap 64 orang tersebut, termasuk dua anak yang diidentifikasi sebagai Aini (12) dan Riky (15).
"Dua di antaranya masih anak-anak. Bisa dikategorikan trafficking," kata Anang Sumpena.
Polisi juga memeriksa dua koordinator dan 3 sopir pengangkut para calon TKI. Sementara barang bukti yang diamankan, termasuk paspor para calon TKI tersebut. (rul/try)











































