Hal itu dibenarkan panitia Muktamar NU ke 33 Ponpes Tebu Ireng, Lukman Hakim. Menurutnya, sampai hari ini tercatat 1.500 peserta muktamar dari PW dan PCNU berbagai daerah telah tinggal di tempatnya. Padahal, banyak dari peserta yang belum mendaftar ke panitia di GOR Merdeka Jombang.
"1.500 orang sudah menginap sejak kemarin siang. Mereka dari unsur PCNU dan PWNU," kata Lukman kepada wartawan, Jumat (31/7/2015).
Kedatangan ribuan muktamirin ke Ponpes Tebu Ireng menjadi indikasi bentuk dukungan mereka terhadap pencalonan Gus Solah sebagai Ketua Umum PBNU periode 2015-2020. Dikonfirmasi terkait hal itu, Lukman memilih bungkam.
Hanya saja menurutnya, ribuan muktamirin yang memilih menginap di tempatnya ingin bertemu langsung dengan pasangan Rais Aam dan Ketum PBNU Hasyim Muzadi dan Gus Solah.
"Muktamirin memilih tetap di Tebuireng karena ingin bertemu KH Salahudin Wahid, dan KH Hasyim Muzadi. Tebuireng juga dijadikan tempat siding Komisi Rekomendasi," ujarnya.
Oleh sebab itu, lanjut Lukman, pihaknya meminta kepada para muktamirin yang berada di Ponpes Tebu Ireng untuk tidak angkat kaki meski nantinya panitia membagi tempat pemondokan mereka setelah melakukan pendaftaran.
Pihaknya pun menyediakan tempat menginap bagi para muktamirin itu di gedung pondok pusat, tiga gedung di pondok putri, dan gedung Madrasatul Qur'an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muktamar NU ke 33 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur bakal berlangsung 1-5 Agustus. Pembukaan acara yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo bakal digelar di Alun-alun Jombang yang sekaligus sebagai tempat sidang pleno.
Sementara tempat sidang sejumlah komisi dan menginapnya para peserta disebar di 4 ponpes. Yakni Ponpes Tebu Ireng, Ponpes Mambaul Ma'arif, Ponpes Bahrul Ulum, dan Ponpes Darul Ulum.
(fdn/fdn)











































