Pesan Kapolri: Air Gun Jangan Disalahgunakan!

Moksa Hutasoit - detikNews
Jumat, 31 Jul 2015 19:02 WIB
Foto: CNN Indonesia/Safir Makki
Jakarta - Polri menegaskan senjata jenis airsoft gun atau air gun tidak boleh boleh dimiliki sembarangan. Semua harus ada izin dan sang pemilik wajib memiliki kondisi kejiwaan yang baik. Dan yang terpenting, jangan disalahgunakan.

"Yang penting enggak disalahgunakan," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Istana, Jakarta, Jumat (31/7/2015).

Menurut Badrodin, air gun hanya boleh digunakan di dalam berolahraga saja. Jika ada yang menyalahgunakan, Polri tidak akan segan untuk menindak.

"Kan itu buat olahraga, tapi kalau  disalahgunakan, ya tetap ditindak," tandasnya.

Dalam Peraturan Kapolri no 8 tahun 2012 disebutkan soal persyaratan untuk dapat memiliki dan/atau menggunakan Airsoft Gun hanya untuk kepentingan olahraga. Ada pun syaratnya sebagai berikut:

a. memiliki kartu tanda anggota klub menembak yang bernaung di bawah Perbakin;
b. berusia paling rendah 15 (lima belas) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun;
c. sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Dokter serta Psikolog; dan
d. memiliki keterampilan menembak yang dibuktikan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Pengprov Perbakin
4. Harus memiliki izin pemilikan dan penggunaannya dari Kapolda u.p. Dirintelkam dengan tembusan Kapolres setempat, dengan dilengkapi persyaratan - Pasal 20 ayat (2) Perkapolri 8/2012;
5. Izin penggunaannya berlaku selama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal dikeluarkan dan dapat diperpanjang tiap tahun - Pasal 29 ayat (9) Perkapolri 8/2012.

(mok/hri)