Menkum HAM dan Ketua Komnas HAM Sidak Lapas Paledang Bogor

Menkum HAM dan Ketua Komnas HAM Sidak Lapas Paledang Bogor

Farhan - detikNews
Kamis, 30 Jul 2015 02:27 WIB
Menkum HAM dan Ketua Komnas HAM Sidak Lapas Paledang Bogor
Foto: Farhan
Bogor - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bersama Ketua Komnas HAM Nurkholis melakukan inspeksi mendadak ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Paledang, Kota Bogor, Rabu (29/7/2015) malam. Hasilnya, disimpulkan bahwa kondisi Lapas kelas IIA Paledang sudah over kapasitas. Bahkan, kondisi di dalam lapas sangat mengkhawatirkan.

"LP ini seharusnya dihuni oleh 183 orang, tapi faktanya dihuni 1.039 orang," kata Nurkholis usai melakukan sidak di Lapas Paledang.
"Lp ini seharusnya dihuni oleh 183 orang, tapi faktanya dihuni 1.039 orang," kata Nurkholis usai melakukan sidak di Lapas Paledang.
Dalam sidak yang tertutup untuk wartawan tersebut, Menkum HAM dan Ketua Komnas HAM melakukan sidak secara acak terhadap beberapa ruangan.

Kondisi yang sangat mengkhawatirkan, kata Nurkholis, berada di ruang khusus narapidana perempuan. Ruangan yang seharusnya berkapasitas hanya untuk 18 orang, ternyata dihuni oleh 85 Orang. "Jadi saat tidur itu tidak ada space antara napi (menumpuk). Bahkan, ruangan itu dipaksa dibuat dua lantai yang dibuat dengan kayu supaya bisa menampung orang, bisa untuk tidur," terang Nurkholis dihadapan wartawan. "Jarak antara lantai dua dengan plafon sangat dekat," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi yang tidak kalah mengkhawatirkannya, lanjut Nurkholis, berada di blok yang khusus narapidana kasus narkoba. Menurutnya, ruangan yang seharusnya dihuni oleh 8 orang, tapi dihuni oleh 50 orang. "Di kamar 3B (masih di blok narkoba), ruangan yang harusnya dihuni oleh 9 orang, tapi diisi oleh 50 orang. Rinciannya, 31 tahanan narkoba, 19 tindak pidana umum. (Kemudian) kamar 5B, kapasitas 5 org diisi oleh 53 org," katanya.

Di ruang Mapenaling (masa pengenalan lingkungan), kata Nurkholis, ada ruangan yang seharusnya diisi oleh 5 orang, ternyata diisi oleh 18 orang. "Di ruangan tahanan dan napi, ruang A7 kapasitas 5 orang, faktanya diisi oleh 30 orang. Ruang A8 utk 5 orang tapi faktanya isinya 31 orang. Jadi numpuk," sebut Nurkholis.

Sementara itu, MenkumHAM, Yasonna Laoly menyebut, kondisi Lapas Kelas IIA Paledang bukan satu-satunya Lapas yang kondisinya mengkhawatirkan. "Kondisi yang lebih parah dari ini masih banyak, diantaranya Riau, Bekasi, Banjarmasin," katanya. Sidak sendiri dimulai sekitar pukul 20:30 wib bersama rombongan, MenkumHAM dan Ketua Komnas HAM melakukan pemeriksaan ke beberapa ruangan yang ada di Lapas Paledang, Bogor. Tidak ada wartawan ynag diperbolehkan ikut dalam pemeriksaan ruangan, karena alasan kawasan tersebut merupakan kawasan steril. Sidak baru berakhir setelah MenkumHAM berkeliling melakukan pemeriksaan ke beberapa ruangan selama kurang lebih 2 jam. (ahy/ahy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads