"Tunjukan dengan penuh keyakinan diri bahwa Gerakan Pramuka adalah gerakan kepanduan yang terbaik di dunia," tutur Jokowi di halaman Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015). Jokowi mengenakan pakaian seragam Pramuka lengkap.
Presiden ingin agar para Pramuka yang berangkat ke Jepang nanti dapat menunjukkan karakter sebagai bangsa Indonesia. Terutama dalam hal pertunjukan seni budaya di hadapan 105 negara peserta Jambore Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden sebagai Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) juga berpesan agar sekembalinya para Pramuka dari Jepang, mereka dapat berbagi ilmu yang didapat kepada masyarakat. Karena inti dari Kepramukaan adalah berbakti kepada masyarakat.
"Sekali lagi selamat jalan! Kembalilah ke Tanah Air dengan prestasi membanggakan!" pungkas Jokowi.
Apel pelepasan dipimpin oleh Ketua Kwarnas Adyaksa Dault yang kemudian membacakan laporan jumlah kontingen. Sebagai Ketua Kontingen adalah Fachry Sulaiman.
Hadir pula Menpora Imam Nahrawi, Mendikbud Anies Baswedan, dan Menristek Dikti Muhammad Nasir. Presiden Jokowi juga memberikan uang saku kepada para Pramuka sebesar Rp 500.000.
Jambore Dunia ke-23 akan dilaksanakan pada 28 Juli - 8 Agustus 2015 di Kiranahama, Yamaguchi, Jepang. Tema dari acara ini adalah 'WA!' yang artinya semangat persatuan dalam bahasa Jepang.
(bpn/slh)










































