Kadis Pendidikan DKI: Siswa Merokok dan Tawuran Akan Dicabut KJP-nya

Kadis Pendidikan DKI: Siswa Merokok dan Tawuran Akan Dicabut KJP-nya

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Kamis, 23 Jul 2015 14:25 WIB
Kadis Pendidikan DKI: Siswa Merokok dan Tawuran Akan Dicabut KJP-nya
Ilustrasi (Foto: Rangga Sencaya)
Jakarta - Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, Arie Budiman menegaskan akan menghentikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) siswa-siswa apabila kedapatan merokok dan tawuran. Menurutnya, KJP tidak pantas diterima oleh anak-anak yang nakal.

"Kami dalam fasilitas KJP adalah anak-anak yang sehat, bukan anak-anak yang bandel yang menerima KJP," ujar Arie di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2015).

Arie menjelaskan saat ini ada siswa yang terlibat tawuran yang kini tengah dalam proses penghentian KJP. Termasuk siswa yang kedapatan merokok juga terancam dihentikan KJP-nya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"5 Anak tawuran di sekolah swasta, satu orang betul-betul terlibat dalam tawuran, saat ini dalam proses penghentian KJP. Merokok juga," terangnya.

Adapun total siswa di DKI Jakarta yang telah mendapatkan KJP yakni total 489.150 siswa. Terdiri dari 291.900 siswa dari sekolah negeri dan 197.250 siswa dari sekolah swasta.

"KJP yang sudah dicairkan sejak 29 mei 2015 totalnya 956 miliar. Dengan demikian nanti secara bertahap pada tahapan berikutnya mudah-mudahan tidak ada masalah lagi," jelasnya. (fan/slh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads