"Kami dalam fasilitas KJP adalah anak-anak yang sehat, bukan anak-anak yang bandel yang menerima KJP," ujar Arie di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2015).
Arie menjelaskan saat ini ada siswa yang terlibat tawuran yang kini tengah dalam proses penghentian KJP. Termasuk siswa yang kedapatan merokok juga terancam dihentikan KJP-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun total siswa di DKI Jakarta yang telah mendapatkan KJP yakni total 489.150 siswa. Terdiri dari 291.900 siswa dari sekolah negeri dan 197.250 siswa dari sekolah swasta.
"KJP yang sudah dicairkan sejak 29 mei 2015 totalnya 956 miliar. Dengan demikian nanti secara bertahap pada tahapan berikutnya mudah-mudahan tidak ada masalah lagi," jelasnya. (fan/slh)











































