Mengutuk Penyerangan Tolikara dan Sepakat Berdamai

Mengutuk Penyerangan Tolikara dan Sepakat Berdamai

Aditya Fajar - detikNews
Kamis, 23 Jul 2015 13:51 WIB
Mengutuk Penyerangan Tolikara dan Sepakat Berdamai
Foto: Wilpret Siagian/detikcom
Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN) Sutiyoso menggelar pertemuan dengan para tokoh Nasional dan tokoh lintas agama. Hasil dari pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bersama para tokoh lintas agama untuk kembali merajut kerukunan antar agama agar peristiwa yang terjadi di Tolikara, Papua tidak terulang lagi.

"Bersama-sama para tokoh lintas agama, serta Kapolri dan Panglima TNI kita semua sepakat mengutuk dan menyesal atas peristiwa di Tolikara, dan juga bersama tokoh agama juga sepakat untuk tidak akan mempermasalahkan lagi kejadian ini," kata Sutiyoso usai mengadakan pertemuan tertutup di rumah dinas KaBIN, Jl Denpasar Raya No 41/42, Setiabudi, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2015).

Menurutnya, dengan terjadinya peristiwa Tolikara berarti mengingatkan kita kembali mewujudkan toleransi kehidupan beragama. Bersama semua para pihak tokoh agama yang hadir sepakat untuk memberikan kewenangan kepolisian untuk menangani peristiwa tersebut.

"Dalam rangka mewujudkan toleransi beragama, semua pihak sepakat dengan langkah yang diambil oleh kepolisian untuk menangani masalah ini secara hukum," tambah pria yang akrab disapa Bang Yos.

Sebelumnya, Sutiyoso mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya dan unik. Kemajemukan menjadi salah satu keunikan tapi juga bisa menjadi kelemahan dari negara.

"Untuk itu dalam pertemuan ini kita bersama para tokoh menyampaikan pendapat pandangan dan cara efektif mengatasai perbedaan dari segala isu SARA yang bersifat sensitif," pungkasnya.

Dalam pertemuan itu para tokoh lintas agama dan pemuda hadir, selain itu turut hadir Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, cendekiawan Azyumurdi Azra, dan Dirjen Binmas Kristen dan Islam. (mad/mad)


Berita Terkait