Pimpinan jamaah An-Nadzir, Ustadz Lukman A Bakti kepada detikcom menyebutkan bahwa mereka menggunakan metodologi pengintaian bulan untuk menentukan waktu berpuasa dan melaksanakan salat Idul Fitri.
"Kita diperintahkan Allah untuk mengintai bulan, jadi untuk menentukan kapan masuknya Ramadan, kita mengintai di bulan Sya'ban, pada pukul 05.35 Wita tadi kita sudah menyaksikan bulan sabit tua terbit di timur, hal ini menunjukkan bahwa ini bulan terakhir Ramadan," ujar Ust. Lukman
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengamatan tim kami pada pukul 08.00 Wita telah terjadi air pasang di Toli-toli, lalu pada pukul 15.00 Wita nanti akan terjadi air pasang tertinggi, hal ini merupakan daya gravitasi air laut, menunjukkan perpisahan bulan terakhir," paparnya.
Oleh sebab itu, sekitar 1000 anggota Jamaah An-Nadzir telah melakukan buka puasa sekitar pukul 12.00 Wita siang ini.
Jamaah An-Nadzir yang identik dengan pakaian serba hitam dilengkapi sorban dan rambut pirang ini bagi kaum prianya ini berpuasa pada Rabu 16 Juni 2015 atau lebih awal sehari dari yang ditetapkan oleh Menteri Agama. (mna/try)











































