Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Condro Kirono mengatakan pihaknya mempersiapkan rekayasa arus lalu lintas untuk kelancaran arus mudik. Namun, penerapan rekayasa arus ini sifatnya tak memaksa.
"Pengalihan arus ini sifatnya kita lakukan, tidak memaksa. Tidak memaksa dalam arti kata biar masyarakat bisa melihat sendiri. Kalau terjadi penutupan, karena arus padat, biar nanti mengikuti, karakter masyarakat sendiri," kata Condro saat peninjauan bersama PT Jasa Raharja di Pos Pengamanan Ketupat Lodaya Polda Jabar, Cikopo, Purwakarta, Senin (13/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyiapkan Pantura sebagai jalur untuk pengalihan arus jika terjadi kemacetan parah saat arus mudik.
"Pengaturan jika memang para pemudik ini kan kesannya semua ingin lewat tol ya tidak bisa dipaksa. Namun, kalau kondisinya macet, menghambat akses lain, misalnya Cikopo menutup Cikampek ya kita alihkan Pantura," sebut mantan Kapolda Riau itu.
Lanjutnya, terkait hambatan petugas Tol Cipali sudah mulai diatasi dengan menambah sumber daya manusia. Jika sebelumnya beberapa loket hanya satu petugas, sekarang operator tol menempatkan dua petugas.
"Itu kan hambatannya operator baru, dia belum cepat. Belum cepat, nah, sekarang 1 loket 2 orang, dengan itu bisa lebih mempercepat," tuturnya. (hat/dra)










































