Hal itu disampaikan Pakde Karwo saat menyapa warga yang terdampak letusan Gunung Raung di Desa Sumberarum, Songgon, Banyuwangi, Minggu (13/7/2015). Dia didampingi oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beserta forpimda.
"Akibat letusan Gunung Raung ini memang jadi bencana tingkat provinsi karena terdampak bagi 3 kabupaten sekaligus. Namun hingga kini belum perlu untuk mengungsi, silahkan masih bisa aktivitas seperti biasa," ujar Pakde Karwo ditemui di PPGA Raung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ia juga langsung mengecek aktivitas vulkanik Gunung Raung yang berada di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Songgon, Banyuwangi. Selepas pemaparan aktivitas vulkanologi Gunung Raung oleh petugas dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pakde Karwo 'nitip pesan' bagi warganya.
Meski diakui jika beberapa aktivitas ekonomi di beberapa kabupaten terganggu, ia meminta agar warga terdampak letusan Gunung Raung mampu berharmoni dengan alam dan lebih sabar serta rutin bergotong royong dalam menerima bencana ini.
"Aktivitas ekonomi memang terganggu tapi ini tidak bisa dihindari, kita harus harmoni dengan alam. Gunung itu telah banyak membantu sekitarnya, sedikit-sedikit diganggu jangan banyak mengeluh. Kalau gunungnya tidak berapi maka tanahnya tidak subur, harus sabar menerima bencana dan ini rutin gotong royong," pesan Pakde Karwo.
(imk/imk)











































