Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Doddy F Sanjaya mengatakan sembilan remaja yang tengah SOTR ini diamankan saat konvoi menggunakan angkot. Dipandang meresahkan, akhirnya polisi menghentikan konvoi tersebut.
"Mereka semua saat konvoi menggunakan angkot kami berhentikan karena mencurigakan. Setelah itu langsung kita melakukan pemeriksaan angkot," kata Doddy di Perempatan Mangga Besar, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat penggeledahan ditemukan 9 parang, 1 gear, 1 belati, dan 1 knuckle. Total ada 9 remaja, di antaranya ada 1 perempuan," terangnya.
Sembilan remaja ini langsung diamankan ke Polsek Pasar Minggu untuk dimintai keterangan. "Sementara ini kami amankan dulu di Polsek dan akan kami periksa untuk dimintai keterangan," jelas Doddy.
Selain itu, dalam razia skala besar ini, Doddy menuturkan Polsek pasar Minggu juga telah menyita 7 bendera konvoi SOTR, 5 motor tanpa surat-surat.
"Pengendara yang tidak menggunakan helm kita kasih imbauan saja," ucapnya.
Menurutnya, perempatan Mangga Besar, Pasar Minggu, Jakarta Selatan menjadi lokasi yang sering dilalui SOTR. "Ini (perempatan Mangga Besar) merupakan titik strong poin SOTR. Untuk antisipasi kami kerahkan 75 personel polisi," tutupnya.
Sementara itu, TMC Polda Metro Jaya juga melaporkan adanya tawuran antara peserta SOTR di jalan Pejambon, Jakarta Pusat. Kejadian tersebut tengah ditangani oleh polisi. Beberapa pemuda yang membawa senjata tajam diamankan.
Selain itu, dalam razia tengah malam ini, jajaran Polres Jakarta Selatan yang dipimpin AKBP Siswono juga mengamankan 8 orang peserta balap liar di jalan Antasari. (tfn/bar)











































