Kapolri: Dua Pilot Indonesia Bukan Anggota ISIS

Kapolri: Dua Pilot Indonesia Bukan Anggota ISIS

Idham Kholid - detikNews
Jumat, 10 Jul 2015 18:18 WIB
Kapolri: Dua Pilot Indonesia Bukan Anggota ISIS
Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta - Kapolri Jenderal Badrodin menyatakan dua pilot Indonesia yakni Ridwan Agustin dan Tomi Hendratno bukan anggota ISIS.

"Kita sudah selidiki, dua-duanya itu ada di Indonesia. Tadi terakhir kita cek ada di Indonesia. Satu di Bogor, satu lagi kalau tak salah di Bogor juga, tapi rumahnya kalau tak salah di Bandung," kata Badrodin.

Badrodin menyampaikan ini dalam acara buka jajaran Polri bersama sejumlah Pemred dan wartawan yang digelar di Rupatama, Mabes Polri, Jumat (10/7/2015). Hadir dalam kesempatan itu, Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Kabareskrim Komjen Budi Waseso dan perwira tinggi lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badrodin mengatakan, kedua pilot itu sering menulis di akun facebooknya terkait dengan ISIS. Hal ini kemudian ditracing dan dianggap sebagai pengikut ISIS lalu informasinya dikirim ke Amerika Serikat, Turki dan negara lainnya.

"Hasil penyelidikan kita, ada dua sisi yang kita lakukan selidiki. Dari jaringan ISIS yang ada di Indonesia sampai saat ini belum ada kaitannya mereka itu adalah anggota ISIS. Tapi kalau simpatisan atau mendukung ISIS itu iya, tetapi bukan pengikut yang sudah baiat. Kaena biasanya pengikut ISIS itu dibaiat," ujarnya.

Dikutip dari CNNINdonesia, Presiden Direktur AirAsia, Sunu Widyatmoko, mengatakan AirAsia sudah melakukan pemecatan setelah mengetahui adanya kontak dari pilot bersangkutan, Ridwan Agustin, dengan organisasi terduga ISIS.

"Dulu dia pernah bekerja di AirAsia, tapi sekarang sudah enggak. Waktu dengan kami bekerja semuanya normal. Namun, dalam proses, ada indikasi kontak internet dengan jaringan ISIS, kami langsung proses dan pecat," kata Sunu saat dihubungi CNNIndonesia, Kamis (9/7).

Informasi adanya kontak tersebut, kata Sunu, didapatkan pihaknya dari staf internal AirAsia. "Enggak ada pengawasan. Begitu tahu benar, langsung kami proses tindakan," kata Sunu.

Ridwan Agustin, eks pilot AirAsia tersebut, mengatakan lokasi terkininya pada pertengahan Maret 2015 di Raqqa, Suriah. Tak hanya itu, dia juga mengubah namanya menjadi Ridwan Ahmad Indonesiy.

Tak hanya Agustin, seorang pilot asal Indonesia lainnya, Tomi Hendratno, yang pernah bekerja di maskapai penerbangan pribadi Premiair, juga diduga bergabung dengan jaringan ISIS. (idh/fdn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads