Pertamina Siapkan 60 Tabung Pertamax untuk Tol Pejagan-Brebes Timur

Pertamina Siapkan 60 Tabung Pertamax untuk Tol Pejagan-Brebes Timur

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 09 Jul 2015 03:48 WIB
Pertamina Siapkan 60 Tabung Pertamax untuk Tol Pejagan-Brebes Timur
Ilustrasi (Foto: Rachman Haryanto)
Semarang - Tol darurat Pejagan-Brebes Timur akan dibuka untuk mengurai kemacetan saat arus mudik. Dengan prediksi jumlah kendaraan yang melintas akan berlimpah, PT Pertamina MOR IV menyiapkan SPBU kantong dan pertamax kemasan di masing-masing exit tol darurat itu.

External Relation PT Pertamina MOR IV, Reno mengatakan ada 60 tabung pertamax kemasan dengan ukuran 1 liter, 5 liter, dan 10 liter khusus dijual di dekat tol darurat Pejagan-Brebes Timur. Pertamax kemasan itu bisa mempercepat waktu pembelian dan juga bisa untuk cadangan dalam perjalanan.

"Jumlah ini masih bisa ditambah sesuai permintaan karena pada prinsipnya pertamina menyediakan pertamax dengan jumlah yang besar dibandinglan tahun lalu, yaitu meningkat 469%," kata Reno kepada detikcom di sela kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Depo Pertamina Pengapon Semarang, Rabu (8/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harganya sama dengan harga per liter di SPBU," imbuhnya.

Sementara itu Operasion Head PT Pertamina MOR IV, Pangasian Habeaan mengatakan untuk kelancaran distribusi BBM selama arus mudik dan balik, pihaknya sudah memetakan jalur-jalur yang berpotensi rawan kehabisan BBM karena kemacetan dan daerah yang rawan bencana.

"Mulai difungsikannya tol Cikopo-Palimanan juga menyebabkan melonjaknya BBM di wilayah Brebes, Tegal dan Pemalang," kata Pangasian.

Dari data miliknya, daerah rawan kekurangan BBM diprediksi berada di Kota Semarang tepatnya di Pantura ruas Krapyak, ruas Pantura Kabupaten Batang, Ruas Genuk (Kota Semarang)-Kabupaten Demak dan Welahan (Kabupaten Jepara).

Sedangkan daerah rawan bencana yaitu di jalur Weleri Barat di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal dan jalur di Kabupaten Semarang yaitu Ambarawa -Bandungan-Kecamatan Sumowono.

Untuk memenuhi permintaan BBM selama arus mudik dan balik, PT Pertamina MOR IV sudah menyiapkan SPBU kantong yaitu truk tangki yang ditempatkan di sejumlah titik dan siap menyalurkan BBM ke SPBU yang kehabisan stok. Dengan hal itu penyaluran BBM bisa lebih cepat.

Manager External Relation Pertamina MOR IV Jateng-DIY Roberth MV Dumatubun menambahkan SPBU kantong yang disiapkan bertambah dari 19 menjadi 24 titik yang terbagi di tiga jalur. SPBU kantong mulai beroperasi sejak H-10 hingga H+10 lebaran.

"12 SPBU kantong ada di jalur pantura yaitu di Batang, Pemalang, Pati, Tegal, Brebes, Pekalongan, Rembang dan Grobogan. Kemudian tiga SPBU kantong di jalur tengah yakni Kabupaten Semarang, Magelang dan Boyolali. Sembilan lainnya di jalur selatan yaitu di Brebes, Banyumas, Sragen, Kulon Progo, Wonogiri, Sukoharjo, dan Gunung Kidul," terang Roberth.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan stok BBM di Jawa Tengah selama masa arus mudik dan balik. Menurutnya PT Pertamina sudah melakukan antisipasi untuk hal-hal terburuk.

"Tadi saya cek, Pertamina sangat siap. Masyarakat tenang saja. Pertamina juga sudah mengantisipasi tersendatnya distribusi BBM akibat kemacetan di pintu keluar jalan tol Pejagan-Pemalang di Kabupaten Brebes dengan menyediakan SPBU kantong," tandas Ganjar. (alg/imk)


Berita Terkait