"Anak-anak saya justru heran kenapa ibunya bisa melakukan permainan tersebut. Tetapi mereka tak melarang saya," kata Yanti kepada detikcom di areal Sarana Olah Raga (SOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik, Senin (6/7/2015).
Tak cuma 3 anak, suami awalnya mencegah Yanti berlatih atraksi tong setan. Alasannya, tentu saja, karena berbahaya. Tapi kenekatan Yanti meluluhkan hati keluarga. Pada akhirnya, perempuan asli Lumajang itu larut dalam dunia tong setan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yanti mengaku hanya berdoa. Berkat doa itulah Yanti hingga detik ini belum pernah melakukan kesalahan yang berpotensi ke arah kecelakaan. Padahal rekan kerjanya berkali-kali mengalami kecelakaan saat tampil.
"Ada yang jatuh, ada pula yang motornya keluar arena. Tapi alhamdulillah saya belum mengalaminya," tandas Yanti.
Atraksi tong setan dilakukan selama 10 menit. Enam menit pertama dilakukan 2 teman Yanti, Rois dan Enjat. Empat menit berikutnya gantian Yanti yang beratraksi.
Lebih dari seminggu ini, Yanti dan suaminya yang juga pemilik wahana menghibur warga di SOR Tri Dharma Petrokimia Gresik. Minggu (5/7) malam, atraksi tong setan sangat diminati. Penonton berdebar, tapi Yanti cukup tenang memacu motor dan meliuk-liuk sambil menyambar uang saweran. Grenggg! (iwd/try)










































