"Ada dokter, wartawan, guru, ada petani," tutur Jubir Pansel KPK Betti Alisjahbana di Gedung Setneg, Jakarta, Jumat (3/7/2015).
Besok, Sabtu 4 Juli, Pansel akan mengumumkan peserta yang lolos tahap pertama di Setneg. Masyarakat bisa memberi masukan kepada Pansel mengenai rekam jejak para peserta dengan melihatnya di website yang akan diluncurkan besok.
"Kita coba menyaring dengan berbagai cara, pertama besok pukul 14.00 WIB ketika kita umumkan nama yang lolos, kita juga umumkan situs/laman tempat kita menampung masukan. Orang bisa memilih nama itu, ada formnya, dia bisa masukan komentar, dan data pendukung seperti foto, dan dokumen. Kita lebih mudah, nanti masing masing orang keluar dari masukan masyarakat," paparnya.
"Kedua, melalui deskripsi diri, kita akan tahu yang bersangkutan. Ketiga kita kerjasama dengan berbagai institusi penelusuruan rekam jejak, polri, BIN dan sebagainya," lanjutnya.
Betti menjelaskan peserta yang lolos pada tahap pertama bukan hanya dilihat dari kelengkapan administrasi. Tapi juga persyaratan yang diatur oleh UU KPK.
"Apakah memenuhi syarat 15 tahun di bidang hukum, perbankan dan sebagainya. Misalnya dia berpengalaman, tapi scoopnya kecil, ini susah diharapkan memimpin KPK yang sedemikian besar, dan punya tanggungjawab besar," tutupnya. (mpr/fdn)











































