Pantauan di lokasi, Kamis (2/7/2015), jenazah kali ini diangkut menggunakan Pesawat Hercules A-1326 milik Skadron 31. Penerimaan jenazah dilakukan dengan upacara militer.
Lima dari delapan peti dibalut oleh Bendera Merah Putih, sementara 3 peti lainnya. Upacara penyambutan jenazah dipimpin oleh Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional I Marsma Fahru Zaeni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu sudah turun di Pekanbaru. Delapan di Halim, sisanya ke Yogyakarta dan Malang," ucap staf tersebut.
Sementara delapan jenazah yang diturunkan di Halim adalah:
Letda Kal Bayu Perdana
Ananda Putri
Biakti Nugraha
Anzardea Okiza
Pratu Ardianto
Serda Ando Dandi
Kopda Dani
Serda Samsir
Letda Bayu merupakan prajurit yang sedang bertugas di Natuna. Saat kejadian ia baru saja ingin kembali setelah menengok sang ayah yang sakit. Ayahnya, Mayor Ubadillah yang sama-sama personel TNI AU bertugas di Jakarta dan tinggal di Kompleks Skadron, Halim Perdanakusuma.
Sementara itu Biakti Nugraha dan keponakannya, Ananda Putri, merupakan warga Ciracas, Jakarta Timur. Sama seperti Letda Bayu, keduanya naik Hercules nahas itu dari Halim Perdanakusuma. Biakti ingin menengok sang kakak yang berdinas di Pontianak.
(ear/faj)










































