Seorang wanita bernama Isnani (39), warga Sragen Tengah, Sragen, harus dievakuasi lantaran mengalami sesak napas. Momen evakuasi berlangsung dramatis karena bobot Isnaini mencapai 300 kilogram.
Staf Pelayanan dan Penanggulangan Bencana (PB) PMI Sragen, Rizky Nugroho Jati, menceritakan sulitnya proses evakuasi yang dilakukan. Laporan bermula dari informasi PSC 119 yang menyebutkan adanya pasien yang membutuhkan bantuan evakuasi medis darurat.
"Kondisi mbaknya sesak napas, kesulitan bernapas. Sebelumnya memang pernah mondok di RSUD, sempat membaik, tapi ini tadi sesak lagi," kata Rizky dilansir detikJateng, Selasa (4/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berat badan dulu itu 250 kilo, tapi itu sudah setengah tahun yang lalu. Infonya tadi segitu hampir 300 kilo," lanjut dia.
Rizky mengungkap kendala utama di lapangan yakni akses jalan yang sempit. Ia mengatakan pasien berada di kamar paling belakang dengan lebar pintu yang tidak sampai satu meter.
Kondisi tersebut membuat petugas tidak bisa langsung membawa tandu ke dalam kamar.
Ia menyebut proses evakuasi ini melibatkan sedikitnya 12 personel gabungan yang terdiri dari PMI, BPBD, Damkar, PSC 119, hingga dibantu warga sekitar. Evakuasi berlangsung selama satu jam.
Baca berita selengkapnya di sini.
Tonton juga video "Wanita di Tulungagung Tewas Seusai Keluar Wahana Rumah Hantu"
(whn/azh)









































