Waketum PAN Bara Hasibuan yang ikut hadir dalam pertemuan itu menjelaskan awal mula rencana pertemuan itu. "Sebetulnya itu kan awalnya pembicaraan Pak Zul dengan Muhaimin, mereka ingin ketemu, terus sepakat Pak Zul diundang ke Kantor DPP PKB. Jadi kita bicara santai-santai saja tidak terlalu serius," kata Bara saat berbincang dengan detikcom, Selasa (30/6/2015).
Dalam pertemuan itu Muhaimin Iskandar didampingi Sekjen PKB Abdul Kadir Karding dan sejumlah petinggi PKB lainnya, seperti Ketua Fraksi DPR RI Helmy Faisal Zaini, Sekretaris Fraksi PKB Jazilul Fawahid, Ketua DPP PKB Ida Fauziah, Sekretaris Dewan Syuro Syaiful Bahri Ansori, dan Wakil Bendahara DPP PKB Bambang Susanto.Β Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bara tak memungkiri kedua ketum partai itu sepakat agar hubungan keduanya semakin erat. "Tapi juga bicara bahwa hubungan PAN dan PKB harus dipererat karena ini kan urusan bangsa. Dan kalau kedua hubungan partai ini dekat bagus untuk Indonesia," katanya.
Lalu apakah dalam pertemuan itu dibahas kemungkinan PAN masuk kabinet Jokowi seperti isu santer saat ini?
"Tidak ada pembicaraan tentang hal itu," elak Bara.
Setelah ke PKB apakah PAN akan bersafari politik ke parpol lain? "Belum ada rencana," pungkasnya.
Isu santer memang PAN bakal dapat jatah menteri di kabinet kerja pasca reshuffle kabinet. Namun siapa kandidat menteri dari PAN sampai kini masih misterius.
(van/nrl)










































