"Proyektilnya sudah diangkat. Korban saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit," ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Umar Faroq saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (27/6/2015).
Umar mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan jenis senjata yang digunakan pelaku saat menembak korban. Untuk itu, pihaknya akan meneliti lebih jauh proyektil tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Umar menegaskan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Polisi saat ini masih memeriksa beberapa saksi yang saat kejadian berada di lokasi.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Ini masih pemeriksaan beberapa saksi. Penyidik masih belum puas untuk menyimpulkan siapa pelakunya. Yang kita lakukan pemeriksaan saksi-saksi di sekitar TKP," jelas Umar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (26/6/2015), sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu Saldi Putra tengah mengendarai motor Honda Revo bernopol B 6461 TKM di jalan RS Soekanto tepatnya di depan SPBU pertamina. Pelaku sendiri diketahui mengendarai motor secara bersamaan dari arah Buaran menuju Pondok Kopi secara zigzag. Tingkah pelaku membahayakan pengguna jalan lainnya.
Saldi pun berinisiatif menegur pelaku. Tak terima ditegur, mereka berdua terlihat cekcok mulut. Tanpa basa-basi, pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan dorr!
Korban langsung jatuh bersimbah darah di bagian kaki kiri korban, pelaku pun langsung melarikan diri dengan sepeda motor Honda Beat warna putih. "Iya betul itu penembakan di Duren Sawit. Korban luka tembak, dibawa ke RS Islam Pondok Kopi. Korban atas nama Saldi Putra," ujar sumber detikcom di lingkungan Polres Jaktim.
(jor/gah)











































