Kata Pansel Capim KPK Soal Kekhawatiran 'Penumpang Gelap' dan 'Titipan'

Kata Pansel Capim KPK Soal Kekhawatiran 'Penumpang Gelap' dan 'Titipan'

M Iqbal - detikNews
Jumat, 26 Jun 2015 20:48 WIB
Kata Pansel Capim KPK Soal Kekhawatiran Penumpang Gelap dan Titipan
Jakarta - Hingga hari ini sudah ada 500 orang yang mendaftar sebagai calon pimpinan KPK, termasuk dari kepolisian, TNI dan kejaksaan. Beberapa pihak terutama LSM mengkhawatirkan adanya 'penumpang gelap', yaitu pendaftar yang sekedar cari pekerjaan, cari tenar, maupun punya agenda sendiri. Apa tanggapan Pansel?

"(Kalau ada penumpang gelap), Pasang lampu yang terang ya, kita terangi semuanya," kata anggota Pansel Capim KPK Yenti Garnasih dalam diskusi tentang KPK di Resto Dapul Selera, Jl Dr Soepomo, Tebet, Jaksel, Jumat (26/6/2015).

"Ya Insya Allah nggak ada lah titipan (atau penumpang gelap -red). Kita lakukan sesuai prosedur yang dilakukan Pansel yang lalu," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yenti mengatakan, ada sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh setiap pendaftar calon pimpinan KPK, termasuk rekam jejak yang bersangkutan dan kemampuan dalam bidang hukum, psikologis dan leadership.

"Memang kita ada program datang ke kepolisian, kejaksaan dan BIN dalam rangka membantu track record," papar doktor pencucian uang itu.

Yenti juga membantah bahwa perpanjangan masa pendaftaran calon pimpinan KPK untuk mengakomodir kepentingan atau calon 'titipan'. Menurutnya, perpanjangan itu lebih karena persyaratan administratif sejumlah calon yang belum terpenuhi.

"Ada beberapa yang masih karena belum lihat ada masalah SKCK, kemudian legalisir ijazah. Itu buat alasan kita mundur, karena persyaratan kurang. Jadi bukan karena ada yang nitip, sampai sekarang tidak ada yang nitip itu," ucapnya.

"Insya Allah kalau ada yang nitip tidak akan dipedulikan, rekomendasi juga tidak ada," imbuh pengajar di Universitas Trisakti itu.

(bal/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads