Hindari Deal Politik, Lebih Baik Ahok Maju Independen di Pilgub 2017

Hindari Deal Politik, Lebih Baik Ahok Maju Independen di Pilgub 2017

Hardani Triyoga - detikNews
Jumat, 26 Jun 2015 18:05 WIB
Hindari Deal Politik, Lebih Baik Ahok Maju Independen di Pilgub 2017
Foto: Rachman Haryanto / detikFoto
Jakarta - Gubenur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan maju kembali dalam Pilkada 2017. Ahok diyakini akan menempuh jalur perseorangan atau independen.

"Menurut saya, jalur terbaik buat Ahok yaitu independen. Ini ada beberapa alasannya, agar tak ada deal-deal partai," kata peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes dalam diskusi publik di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (26/6/2015).

Dia menjelaskan ada beberapa faktor penguat alasan Ahok lewat jalur independen. Pertama, jika lewat jalur partai, maka Ahok akan kesulitan dalam deal politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, jika lewat parpol, maka Ahok dikhawatirkan akan terbelenggu saat menjalankan perannya sebagai kepala daerah.

"Dari karakteristik personal, Ahok akan kesulitan dengan deal-deal partai. Partai itu kan tandanya lewat deal. Lebih baik dengan independen, jadi deal-deal tidak ada," ujarnya.

Arya mengatakan memang sulit untuk memenuhi syarat dukungan 7,5 juta fotokopi e-KTP sebagai syarat dukungan calon independen. Namun hal itu bukan tak mungkin dilakukan.

"Apakah Ahok bisa memajukan 750 ribu KTP? Mungkin mampu. Ahok bisa mengumpulkan dukungan itu," sebut Arya.

Seperti diketahui, dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada, syarat bagi calon independen diperberat. Untuk Jakarta, calon independen mesti mengumpulkan 7,5 persen dukungan dari jumlah penduduk.

Asumsinya, jika jumlah penduduk Jakarta 10 juta, maka calon independen harus mengumpulkan 750 ribu fotokopi e-KTP dan formulir sebagai bukti dukungan. (hat/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads