Setelah membakar rumah korban, Ian melarikan diri. Setelah pergi ke beberapa tempat, Ian lalu beristirahat di rumah saudaranya di Cipayung, Depok dan tidur berbantalkan uang dolar.
"Saat ditangkap, tersangka tidur berbantalkan uang dolar yang dicurinya itu," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya tidak kadaluwarsa, ini masih bisa ditukar. Tetapi mungkin pihak money changer takut," ungkapnya.
Hingga akhirnya, Ia pergi ke rumahnya di Citayam, Depok. Setelah itu, ia pergi ke rumah saudaranya di Bekasi untuk menemui istri dan anaknya sambil membawa tas berisi dolar.
Pada pukul 20.00 WIB, Rabu (24/6) Ian dan istri serta anaknya pulang ke Citayam, Depok menggunakan jalur alternatif. Namun karena ada razia polisi, Ia baru tiba di Depok sekitar pukul 01.15 WIB, Kamis (25/6).
Ian, istri dan anaknya menginap di rumah saudaranya di Desa Sempu Indah No 85 RT 003/001 Cipayung, Depok sambil menunggu sahur. Ia terlelap tidur pada puukul 02.00 WIB dengan berbantalkan dolar.
Hanya 45 menit Ian memejamkan matanya. Ia lalu dibangunkan oleh aparat polisi yang menangkapnya.
(mei/mad)











































