"Saya memutuskan untuk mendaftar Minggu malam kemarin, setelah bertemu dengan ibuku beberapa waktu yang lalu dan mendapat restu beliau, saat ini sedang menyiapkan dokumen dokumen untu persyaratan pendaftaran, semoga waktunya cukup," kata Johan, Selasa (23/6/2015).
Johan mengaku juga telah mendapat dukungan dari istri dan anaknya. Dukungan dari keluarga itulah yang memantapkan hati mantan jubir KPK itu untuk ikut dalam bursa calon pimpinan KPK.
"Istri menyerahkan sepenuhnya ke saya, sementara anak-anakku sebenarnya kurang setuju (terutama yang kecil) karena kalau jadi Pimpinan KPK jarang ada waktu untuk mereka," jelas Johan.
Sebelum menjabat sebagai Plt Pimpinan KPK, Johan lama menjabat sebagai jubir sekaligus Kabiro Humas KPK. Dia juga pernah menjabat sebagai Deputi Pencegahan semasa kepemimpinan Abraham Samad.
Mantan jurnalis itu sudah berkarir di KPK hampir 10 tahun, sejak KPK dipimpin Taufiequrrachman Ruki pada jilid pertama. Dia sudah merasakan seluruh era kepemimpinan di KPK. (kha/dra)











































