"Belum, saya belum dapat informasi tentang itu. Tapi apapun itu hak Presiden. Tentu Presiden memiliki pertimbangan melakukan hal-hal untuk meningkatkan kinerja kabinet," kata Ketum PPP hasil Mukatamar Surabaya Romahurmuziy di Kantor DPP NasDem, Jl RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2015).
Senada dengan Romahurmuziy, Ketum Hanura Wiranto juga mengaku tak tahu menahu soal isu reshuffle jelang Lebaran. "Belum," ujar Wiranto saat ditanya soal reshuffle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sudah dikasih kursi, ya cukup satu saja," ujar calon Kepala BIN ini.
Ketum Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono juga mengatakan belum diajak bicara soal reshuffle kabinet. Golkar, kata Agung, juga tak berharap kursi.
Isu soal reshuffle jelang Lebaran ini, selain dipantik oleh permintaan laporan kinerja menteri, juga dari pernyataan Sekjen NasDem Patrice Rio Capella. Rio mengatakan KIH akan rapat pekan depan membahas soal reshuffle kabinet.
"Rencana malam Minggu, tapi Presiden ke Bangka Belitung sehingga diundur minggu depan," kata Sekjen NasDem Patrice Rio Capella di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6) kemarin.
"Yang pasti tidak hanya satu soal yang dibahas, tapi banyak hal yang menarik termasuk soal dana aspirasi, reshuffle kabinet, soal perkembangan ekonomi, masalah pelabuhan, dan lain-lain," ujarnya. (tor/tor)











































